This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Live Updates

16

May 2026
Emas Merosot saat Kekhawatiran atas Minyak Dongkrak Imbal Hasil AS dan Dolar, Menahan Ekspektasi Pelonggaran The Fed

Emas susut 2.3% ke US$4,551 apabila dolar dan hasil bon AS 10 tahun melonjak, digoncang risiko konflik AS-Iran yang mengangkat minyak serta inflasi; pasaran mula ragu pemotongan kadar Fed tahun ini.

16

May 2026
Indeks Dolar Sentuh Tertinggi Lima Pekan, Imbal Hasil, Inflasi yang Masih Tinggi dan Geopolitik Dorong Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed

DXY melonjak ke paras tertinggi lima minggu, disokong lonjakan yield Treasury, inflasi CPI/PPI yang panas dan risiko geopolitik AS-Iran. Pasaran kini menilai peluang kenaikan kadar, menjadikan strategi opsyen dolar semakin relevan.

16

May 2026
ING Menilai Bank Indonesia Bersiap Naikkan Suku Bunga saat Pelemahan Rupiah Dorong Fokus pada Stabilitas Nilai Tukar

Rupiah susut 1.5% melepasi 16,450/USD—ING jangka BI mengetat, naik OPR 25bp minggu ini demi pertahan nilai tukar. Jurang kadar AS-Indonesia melebar, aliran asing keluar, lindung nilai meningkat.

15

May 2026
EUR/GBP Mendekati Level Tertinggi Satu Bulan Seiring Gejolak Politik Inggris dan Imbal Hasil Gilt Mengguncang Sterling

EUR/GBP hampir puncak sebulan, menuju kenaikan mingguan apabila ketidaktentuan politik UK menekan Pound. Yield gilt 10 tahun cecah 5.2% tambah risiko. Pasaran tumpu data inflasi; strategi opsyen lindung nilai.

15

May 2026
Jumlah rig minyak AS naik menjadi 415 seiring harga minyak mentah yang lebih tinggi mendorong respons pasokan, kurva futures makin mendatar

Rig minyak AS naik ke 415 menurut Baker Hughes, disokong WTI >US$88. Ini petanda bekalan domestik boleh meningkat, meratakan lengkung hadapan; pedagang derivatif pertimbang bearish Q4 2026, long put atau jual call spread OTM.

15

May 2026
Pound Sterling Merosot Akibat Ketegangan Politik Inggris dan Data AS yang Lebih Kuat, Seret GBP/USD ke Level Terendah sejak April

Sterling terus tertekan: GBP/USD jatuh hari keempat, hampir -2% mingguan ke 1.3343. Risiko politik UK, dolar kukuh, minyak melonjak dan hasil bon naik. Fokus data UK/AS, rintangan teknikal 1.3430/1.3616.

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code