Monthly Archives: May 2026
Futures Saham AS Bervariasi saat Ketegangan Hormuz Mereda dan Data Inflasi Mengikis Harapan Pemangkasan Suku Bunga
Written on May 18, 2026 at 2:04 pm, by davin
Futures Wall Street bercampur: Dow susut 0.56%, S&P 500 -0.23%, Nasdaq mendatar. Minyak melemah susulan rundingan Iran–Oman. Inflasi AS tinggi kunci jangkaan Fed, tumpuan Nvidia dan runcit.
Emas Bertahan di Bawah US$4.550 karena Dolar Menguat dan Kekhawatiran Inflasi Dipicu Kenaikan Harga Minyak Membebani Bullion
Written on May 18, 2026 at 2:01 pm, by davin
Emas kekal di bawah US$4,550 selepas jatuh ke paras terendah sejak Mac, ditekan dolar dan lonjakan minyak. Ketegangan Timur Tengah, jangkaan Fed lebih hawkish dan isyarat teknikal negatif tingkatkan risiko susut.
Permintaan domestik China tetap lemah saat ekspor goyah, meredakan reflasi dan mempertahankan risiko volatilitas
Written on May 18, 2026 at 1:58 pm, by davin
Data China April: permintaan domestik lemah, jualan runcit dan pelaburan perlahan; eksport sementara menyokong output. Namun sokongan luaran pudar, reflasi komoditi mereda, geopolitik naikkan volatiliti—pelabur wajar pertimbang lindung nilai.
Pound Sterling Rebound Menembus 1,3350 setelah Laporan Pembicaraan Damai Iran Menekan Permintaan Dolar
Written on May 18, 2026 at 1:55 pm, by davin
Sterling melantun: GBP/USD kembali di atas 1.3350 selepas jatuh empat hari, didorong rundingan damai AS–Iran yang melemahkan dolar. Namun risiko geopolitik, politik UK, dan volatiliti opsyen meningkat kekal.
Imbal hasil obligasi AS sentuh level tertinggi sejak awal 2025 usai PPI lebih panas, sorotan kembali pada retorika The Fed yang hawkish
Written on May 18, 2026 at 1:52 pm, by davin
Lonjakan yield US Treasury ke tertinggi sejak awal 2025 susulan PPI 6% YoY mencetus bearish steepening. Pasaran kini menjangka Fed makin hawkish; dolar berpotensi menembusi 99.50, saham tertekan.
USD/JPY Mendekati 159 saat Permintaan Dolar Dipicu Kenaikan Harga Minyak Berbenturan dengan Risiko Kenaikan Suku Bunga dan Intervensi Bank of Japan
Written on May 18, 2026 at 1:49 pm, by davin
USD/JPY cecah hari keenam hampir 159 dipacu permintaan USD importir tenaga Jepun susulan minyak tinggi. Namun inflasi teras 2.9% hidupkan spekulasi BoJ ketat dan risiko intervensi, volatiliti melonjak.
Perak Merosot di Bawah US$76 Seiring Dolar dan Imbal Hasil Naik, Koreksi terhadap Emas Kian Dalam
Written on May 18, 2026 at 12:20 pm, by davin
Perak menjunam 9% bawah US$76/oz, emas susut 2.5%. Rally dipacu tema AI dan positioning Trump–Xi kini tersangkul akibat dolar dan yield AS tinggi. Fokus support 74.6/70, risiko India.
Greene dari BoE soroti transmisi tertunda guncangan energi saat inflasi Inggris mengakar, mendongkrak pound sterling
Written on May 18, 2026 at 11:49 am, by davin
Sterling bersedia meletup? BoE beri amaran kesan putaran kedua kejutan harga tenaga mungkin muncul setahun, inflasi teras >3.5% dan gaji 5.2% kekal tinggi—dorong kadar UK kekal ketat, naikkan tarikan GBP.
USD/JPY Bergerak Mendekati 159 Saat Selisih Suku Bunga Menopang Dolar, Risiko Intervensi Jadi Sorotan
Written on May 18, 2026 at 11:32 am, by davin
USD/JPY mengukuh ke 158.84, menjejak 159.00 sebagai paras kritikal. Spread kadar faedah sokong carry trade, namun risiko intervensi Jepun meningkat. Fokus: sokongan 158.60/158.40, rintangan 159.40; strategi call spread, lindung put 157.50.
Pembicaraan Iran-Oman soal Hormuz dan jalur komunikasi belakang layar AS menenangkan pasar, membuat risiko pada opsi minyak mentah masih terdiskon hingga terlalu murah
Written on May 18, 2026 at 11:29 am, by davin
Selat Hormuz kembali jadi tumpuan pasaran: Iran-Oman bincang keselamatan laluan, dialog Iran-AS berterusan. Dolar susut, WTI berombak namun kini sekitar US$85. Volatiliti rendah membuka peluang beli opsyen minyak murah.