Monthly Archives: May 2026
Ekonom DBS Chua Han Teng Memperkirakan Bank Sentral Thailand Menahan Suku Bunga di 1,00% hingga 2026 di Tengah Guncangan Stagflasi
Written on May 1, 2026 at 3:27 am, by davin
Pelik: DBS jangka BoT kekal kadar 1.00% hingga hujung 2026, dibelenggu risiko stagflasi. Inflasi 2026 diunjur 2.5%, GDP 1.6%, baht lemah, strategi jual volatiliti/hedge SET disaran.
Ekonom UOB: Manufaktur China tampak bergairah ditopang ekspor AI, sementara permintaan domestik dan sektor jasa melemah
Written on May 1, 2026 at 3:24 am, by davin
PMI China April kekal berkembang, ditunjang permintaan eksport berasaskan AI, namun permintaan domestik suram jelang cuti. Inflasi terkawal, harga input/producer masih tinggi; peluang selektif pada logam, pairs trade, yuan range.
GBP/USD naik 0,78% seiring pelaku pasar mengantisipasi pengetatan BoE; pola bullish engulfing membidik 1,3600
Written on May 1, 2026 at 2:26 am, by davin
GBP/USD dulu diintai tembus 1.3600, namun realiti 2026: sekitar 1.2450 apabila BoE kekal 4.75% dan inflasi 3.1%. Volatiliti tersirat merosot; pedagang beralih kepada strategi premium, sambil berjaga data upah mencetus lonjakan.
Analis Standard Chartered memperingatkan gejolak politik di Rumania dapat melemahkan upaya konsolidasi fiskal dan menunda reformasi penting
Written on May 1, 2026 at 2:23 am, by davin
Drama politik Romania memanas: PSD keluar koalisi, reformasi dan dana EU terancam. Standard Chartered jangka RON terus lemah, volatiliti melonjak; CDS melebar, BET susut—opsi EUR/RON dan lindung nilai ekuiti jadi tumpuan.
Apabila Pelepasan Perdagangan Bertembung dengan Kejutan Tenaga

Written on May 1, 2026 at 2:14 am, by davin
Tarif AS mula dipulangkan—GM jangka AS$500 juta, UPS pulang kutipan—namun Brent melonjak melepasi AS$111 setong akibat gangguan Hormuz, menambah inflasi dan memampat margin automotif, logistik, runcit.
Strategis OCBC mengatakan mata uang Asia melemah seiring lonjakan Brent, kekhawatiran inflasi, dan repricing ekspektasi The Fed yang lebih hawkish menekan sentimen
Written on May 1, 2026 at 1:57 am, by davin
Minyak Brent hampir USD120 menggoncang FX Asia: risiko inflasi naik, Fed dijangka lebih hawkish. Won, baht dan peso paling rapuh; RMB lebih bertahan. Peluang pair trading dan strategi opsyen.
Commerzbank Perkirakan Pertumbuhan India Mendekati 6,5%, Didukung Permintaan, Reformasi GST 2.0, Anggaran Pro-Investasi; Risiko Meningkat
Written on May 1, 2026 at 1:54 am, by davin
Taruhan India kekal menarik: Commerzbank jangka PDB FY26-27 6.5% dipacu permintaan domestik, GST 2.0 dan belanjawan pro-investasi. Namun minyak mahal, El Niño dan rupee lemah menuntut lindung nilai.
Dividend Adjustment Notice – May 01 ,2026
Written on May 1, 2026 at 1:46 am, by anakin
Dear Client, Please note that the dividends of the following products will be adjusted accordingly. Index dividends will be executed separately through a balance statement directly to your trading account, and the comment will be in the following format “Div & Product Name & Net Volume”. Please refer to the table below for more details: Continue Reading
EUR/USD Menguat Tipis seiring Dolar Melemah usai Aksi di Tokyo, Sementara Bull Bertahan di SMA 200 Hari di Bawah Level Fibonacci
Written on May 1, 2026 at 1:26 am, by davin
EUR/USD naik 0.42% ke 1.1726 apabila dolar AS susut susulan spekulasi campur tangan Jepun menyokong yen. ECB kekal kadar; inflasi HICP 3% dipacu tenaga, rintangan 1.1747.
Pasar dorong GBP/USD naik 0,78% seiring investor antisipasi pengetatan Bank of England, bidik 1,3600 di tengah pola bullish engulfing
Written on May 1, 2026 at 1:24 am, by davin
Sterling menguat 0,78% walau BoE kekal kadar—adakah rali baru bermula? GBP/USD tembusi rintangan 1.3560/65, RSI >60. Break 1.3600 sasar 1.3711/1.3800; gagal, risiko susut ke 1.3500 dan 1.3468/67.