{"id":49545,"date":"2026-05-29T07:55:14","date_gmt":"2026-05-29T07:55:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/bm\/uncategorized\/pound-sterling-turun-tipis-saat-dolar-menguat-akibat-sorotan-pada-mou-as-iran-dan-imbal-hasil-gilt-inggris-yang-lebih-rendah\/"},"modified":"2026-05-29T07:55:14","modified_gmt":"2026-05-29T07:55:14","slug":"pound-sterling-turun-tipis-saat-dolar-menguat-akibat-sorotan-pada-mou-as-iran-dan-imbal-hasil-gilt-inggris-yang-lebih-rendah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/live-updates\/pound-sterling-turun-tipis-saat-dolar-menguat-akibat-sorotan-pada-mou-as-iran-dan-imbal-hasil-gilt-inggris-yang-lebih-rendah\/","title":{"rendered":"Pound Sterling Turun Tipis saat Dolar Menguat akibat Sorotan pada MoU AS-Iran dan Imbal Hasil Gilt Inggris yang Lebih Rendah"},"content":{"rendered":"<p>GBP\/USD diperdagangkan sedikit lebih lemah di dekat 1,3440 pada awal sesi Eropa karena Dolar AS menguat. Pasar fokus pada apakah Presiden Donald Trump akan menyetujui Nota Kesepahaman (MoU, dokumen kesepakatan awal yang belum tentu mengikat penuh) AS-Iran selama 60 hari yang dikutip Axios. Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) berada di sekitar 99,06, setelah turun tipis dari puncak lebih dari tujuh minggu di 99,10 pada Kamis. Pelemahan kecil ini muncul setelah laporan bahwa Washington dan Teheran telah mencapai kesepakatan. MoU tersebut memuat arus energi tanpa hambatan melalui Selat Hormuz, pencabutan blokade AS atas pelabuhan laut Iran, serta Teheran menghentikan rencana membangun senjata nuklir.<\/p>\n<p>Di Inggris, imbal hasil (yield, tingkat keuntungan obligasi) gilt (obligasi pemerintah Inggris) tenor 10 tahun turun sekitar 1% ke kisaran 4,81%, terendah hampir enam minggu. Ini menekan Pound Sterling karena ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of England (BoE, bank sentral Inggris) menurun. Secara teknikal, GBP\/USD masih berada di bawah EMA 20 hari (Exponential Moving Average, rata-rata bergerak yang lebih peka terhadap harga terbaru) di 1,3463, dengan RSI (14) (Relative Strength Index, indikator momentum untuk melihat kuat-lemahnya dorongan beli\/jual) bertahan di kisaran 40,00\u201360,00. Area resistensi (hambatan kenaikan) disebut di 1,3463 dan 1,3505, sementara support (tumpuan penurunan) berada di sekitar 1,3340 dan 1,3300, dalam konsolidasi (pergerakan mendatar) yang lebih luas di antara garis tren sekitar 1,3340 dan 1,3611.<\/p>\n<h3>Pergerakan Range GBP\/USD dan Pendorong Pasar<\/h3>\n<p>Pasangan GBP\/USD bergerak dalam kisaran sempit di sekitar 1,2720 ketika pasar mencerna sinyal ekonomi yang beragam. Penguatan Dolar AS belakangan ini membatasi ruang kenaikan pound. Pergerakan mendatar ini menunjukkan pelaku pasar menunggu pemicu yang lebih jelas sebelum mengambil posisi arah tertentu.<\/p>\n<p>Indeks Dolar AS bertahan di sekitar 104,50, ditopang data terbaru dari Biro Sensus AS yang menunjukkan penjualan ritel April lebih kuat dari perkiraan. Ini memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) dapat menahan diri sebelum mengubah kebijakan. Namun, laju penguatan dolar melambat sehingga tidak memicu penurunan tajam pada \u201ccable\u201d (istilah pasar untuk GBP\/USD).<\/p>\n<p>Sementara itu, pound tertekan oleh turunnya imbal hasil obligasi pemerintah Inggris, dengan yield gilt 10 tahun melemah ke 4,15%. Ini mengikuti laporan terbaru ONS (Office for National Statistics, badan statistik nasional Inggris) yang menunjukkan inflasi Inggris turun ke 2,1% pada April, sehingga meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga BoE pada musim panas. Ketidakpastian arah kebijakan BoE membuat sterling tetap defensif.<\/p>\n<h3>Prospek Teknikal dan Level Kunci<\/h3>\n<p>Dari sisi teknikal, GBP\/USD kesulitan bertahan di bawah rata-rata bergerak 20 hari di sekitar 1,2745, menegaskan bias jangka pendek yang sedikit bearish (cenderung turun). Pasangan ini terjepit di antara garis support yang naik dari titik terendah April dan garis resistensi yang menurun sejak awal bulan ini. Formasi yang makin menyempit ini, atau segitiga (triangle, pola yang sering menjadi tanda pergerakan besar berikutnya), mengarah pada potensi penembusan (breakout, keluarnya harga dari kisaran\/pola).<\/p>\n<p>RSI menegaskan belum ada arah yang kuat, bertahan sedikit di bawah level 50, yang berarti pembeli maupun penjual belum memegang kendali. Fase konsolidasi ini dapat menjadi \u201cakumulasi energi\u201d untuk pergerakan harga berikutnya. Pelaku pasar opsi perlu mencermati volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan pasar atas besarnya fluktuasi ke depan yang tercermin pada harga opsi) yang bisa rendah saat ini, tetapi dapat melonjak setelah harga keluar dari kisaran.<\/p>\n<p>Untuk saat ini, resistensi dipantau di rata-rata 20 hari 1,2745 lalu garis tren turun di sekitar 1,2820. Penutupan harian yang tegas di atas level ini mengindikasikan tren mendatar berakhir ke atas. Ini bisa memicu buy-stop (order beli yang aktif ketika harga menembus level tertentu) dan mendorong kenaikan lanjutan.<\/p>\n<p>Di sisi bawah, support awal berada di garis tren naik sekitar 1,2650, diikuti level psikologis 1,2600 (angka bulat yang sering jadi acuan pelaku pasar). Penembusan di bawah struktur support ini menandakan penjual mengambil alih. Pergerakan seperti ini biasanya mempercepat penurunan karena stop-loss (perintah jual\/beli otomatis untuk membatasi kerugian) tersentuh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cable tertekan: GBP\/USD melemah dekat 1.3440 apabila dolar mengukuh. Fokus pada MoU AS-Iran dan risiko Selat Hormuz. Yield gilt merosot, jangkaan BoE luntur; teknikal kekal konsolidasi, rintangan 1.3463\/1.3505, sokongan 1.3340\/1.3300.<\/p>\n","protected":false},"author":103,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"class_list":["post-49545","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":{"acf_article_selection_author":null},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/103"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49545"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49545\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49545"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}