{"id":49528,"date":"2026-05-29T02:57:00","date_gmt":"2026-05-29T02:57:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/bm\/uncategorized\/harga-minyak-melonjak-dan-volatilitas-naik-tajam-saat-serangan-as-iran-tingkatkan-risiko-di-selat-hormuz\/"},"modified":"2026-05-29T02:57:00","modified_gmt":"2026-05-29T02:57:00","slug":"harga-minyak-melonjak-dan-volatilitas-naik-tajam-saat-serangan-as-iran-tingkatkan-risiko-di-selat-hormuz","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/live-updates\/harga-minyak-melonjak-dan-volatilitas-naik-tajam-saat-serangan-as-iran-tingkatkan-risiko-di-selat-hormuz\/","title":{"rendered":"Harga Minyak Melonjak dan Volatilitas Naik Tajam saat Serangan AS-Iran Tingkatkan Risiko di Selat Hormuz"},"content":{"rendered":"<p>Kantor berita melaporkan AS dan Iran saling melancarkan serangan seiring meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz. Televisi pemerintah Iran, mengutip pejabat lokal, menyatakan sebuah pesawat AS dihancurkan dekat Bushehr, meski belum ada konfirmasi dari pihak AS.<\/p>\n<p>IRGC (Korps Garda Revolusi Islam\/Iran) mengatakan mereka menyerang empat kapal di selat tersebut, termasuk kapal Amerika, menurut I24 yang mengutip sumber Iran. Secara terpisah, Fars News melaporkan angkatan bersenjata Iran meluncurkan rudal dari wilayah selatan negara itu menuju target tertentu. Kantor Berita Tasnim menyebut suara dari laut terkait saling tembak yang dimaksudkan sebagai peringatan bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz.<\/p>\n<h3>Respons Pasar dan Dampak pada Energi<\/h3>\n<p>Laporan saling serang di Selat Hormuz menjadi sinyal besar bagi pasar energi. Mengingat U.S. Energy Information Administration (EIA\/lembaga statistik energi AS) menyebut sekitar seperlima minyak dunia melewati \u201ctitik sempit\u201d (chokepoint, jalur sempit yang krusial untuk lalu lintas minyak) ini, gangguan sekecil apa pun dapat memicu krisis pasokan. Karena itu, kami mengambil posisi untuk kenaikan harga minyak dengan membeli opsi beli (call option, kontrak yang memberi hak membeli aset pada harga tertentu) pada kontrak berjangka (futures, perjanjian jual-beli di masa depan) Brent dan WTI, setelah Brent melonjak lebih dari 8% ke US$95 per barel dalam perdagangan semalam.<\/p>\n<p>Tingkat ketidakpastian geopolitik ini hampir pasti memicu \u201clari ke aset aman\u201d (flight to safety, perpindahan dana ke aset yang dianggap lebih aman) dan meningkatkan volatilitas pasar (volatility, besarnya naik-turun harga). Indeks Volatilitas CBOE (VIX, indikator \u201cketakutan\u201d pasar yang mengukur perkiraan volatilitas S&#038;P 500) melesat di atas 25, level yang tidak terlihat sejak koreksi pasar besar terakhir, menandakan kekhawatiran luas di kalangan investor. Karena itu, kami membeli opsi jual (put option, kontrak yang memberi hak menjual aset pada harga tertentu) pada indeks pasar luas seperti S&#038;P 500 untuk lindung nilai (hedging, langkah mengurangi risiko) portofolio dari potensi penurunan.<\/p>\n<h3>Aset Aman dan Peluang Sektor<\/h3>\n<p>Dalam konflik militer, dana secara historis mengalir ke aset \u201csafe haven\u201d (aset yang biasanya lebih tahan saat pasar bergejolak). Emas sudah naik 3% menjadi di atas US$2.420 per ons (ounce), dan kami memperkirakan tren ini berlanjut bila situasi memburuk. Kami menambah posisi pada kontrak berjangka emas serta ETF terkait (Exchange-Traded Fund, reksa dana yang diperdagangkan seperti saham) untuk memanfaatkan pergeseran ke aset yang lebih aman.<\/p>\n<p>Kami juga melihat peluang pada sektor saham tertentu yang biasanya bereaksi langsung terhadap eskalasi militer. Secara historis, peristiwa seperti \u201cperang tanker\u201d pada 1980-an mendorong saham kontraktor pertahanan, sehingga kami mempertimbangkan opsi beli pada pelaku utama di industri itu. Sebaliknya, saham pelayaran laut dan maskapai berpotensi tertekan oleh kenaikan biaya asuransi dan bahan bakar, sehingga menjadi target opsi jual.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz mencetus serangan balas; laporan pesawat AS ditembak dan kapal diserang. Minyak Brent melompat 8% ke US$95, VIX >25; pelabur buru emas, hedging ekuiti.<\/p>\n","protected":false},"author":103,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"class_list":["post-49528","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":{"acf_article_selection_author":null},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49528","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/103"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49528"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49528\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}