{"id":47808,"date":"2026-05-27T16:47:10","date_gmt":"2026-05-27T16:47:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/bm\/uncategorized\/brent-pulihkan-sebagian-pelemahan-setelah-optimisme-kesepakatan-as-iran-memudar-dan-volatilitas-melonjak\/"},"modified":"2026-05-27T16:47:10","modified_gmt":"2026-05-27T16:47:10","slug":"brent-pulihkan-sebagian-pelemahan-setelah-optimisme-kesepakatan-as-iran-memudar-dan-volatilitas-melonjak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/live-updates\/brent-pulihkan-sebagian-pelemahan-setelah-optimisme-kesepakatan-as-iran-memudar-dan-volatilitas-melonjak\/","title":{"rendered":"Brent Pulihkan Sebagian Pelemahan setelah Optimisme Kesepakatan AS\u2013Iran Memudar dan Volatilitas Melonjak"},"content":{"rendered":"<p>Brent crude memangkas sekitar setengah dari aksi jual pada Senin, seiring optimisme soal potensi kesepakatan AS\u2013Iran mereda, sebelum kembali turun pada awal perdagangan. Karena pekan ini minim kabar yang benar-benar pasti, ekspektasi soal waktu kesepakatan bergeser, membuat harga bertahan beberapa dolar di bawah penutupan Jumat. Fokus pasar juga tertuju pada tuntutan Iran, melalui Tasnim, agar setengah dari US$24 miliar asetnya yang dibekukan dicairkan saat kesepakatan tercapai. Isu ini dibahas saat kunjungan negosiator utama Ghalibaf ke Qatar, yang berakhir kemarin.<\/p>\n<p>Dari pihak AS, Menlu Marco Rubio mengatakan butuh \u201cbeberapa hari\u201d untuk menyepakati bahasa dalam draf (teks rancangan kesepakatan) dan menegaskan kembali tuntutan agar Selat Hormuz tetap terbuka \u201ctanpa hambatan, tanpa pungutan\u201d. The Wall Street Journal melaporkan Angkatan Laut AS membantu kapal-kapal melintas di selat tersebut, namun Komando Pusat AS kemudian membantah pengawalan (eskort) dimulai lagi. Dalam 24 jam terakhir, Brent naik 3,58%, tetapi baru membalik sebagian dari penurunan 7,15% pada Senin; pagi ini turun 1,57% ke US$98,02 per barel, sekitar US$5,50 di bawah penutupan Jumat US$103,54.<\/p>\n<h3>Sensitivitas Pasar dan Kondisi Perdagangan<\/h3>\n<p>Kami melihat harga minyak mudah naik-turun mengikuti berita soal peluang kesepakatan AS\u2013Iran. Brent saat ini diperdagangkan di sekitar US$96,50 per barel, jauh dari puncak terbaru di atas US$103, menunjukkan pasar sangat peka terhadap perkiraan perubahan pasokan. Kondisi seperti ini membuat posisi arah jangka panjang (bertaruh harga akan naik atau turun dalam waktu lama) berisiko, sehingga strategi jangka pendek lebih menarik.<\/p>\n<p>Ketidakpastian ini membuat volatilitas tersirat (perkiraan besar-kecilnya pergerakan harga ke depan yang tercermin dari harga opsi) pada opsi Brent melonjak, dengan OVX (indeks volatilitas untuk opsi minyak Brent) naik di atas 35, level yang tidak terlihat selama beberapa bulan. Jika kesepakatan tercapai, sekitar 1,3 juta barel per hari minyak Iran diperkirakan bisa kembali masuk ke pasar global dalam waktu singkat. Potensi lonjakan pasokan ini menjadi alasan utama di balik penurunan harga tajam yang terjadi pekan lalu.<\/p>\n<h3>Pola Historis dan Rekomendasi Strategi<\/h3>\n<p>Kami menyarankan menengok periode menjelang kesepakatan JCPOA 2015 (perjanjian nuklir Iran). Dalam enam bulan sebelum kesepakatan itu final, harga minyak turun sekitar 20% karena pasar mengantisipasi kembalinya pasokan Iran. Pola serupa bisa terjadi sekarang, sehingga setiap kemajuan pembicaraan yang benar-benar terkonfirmasi sebaiknya dibaca sebagai sinyal negatif (bearish: berpotensi menekan harga) untuk harga minyak.<\/p>\n<p>Dalam kondisi ini, kami menilai pelaku pasar perlu memanfaatkan opsi untuk mengelola risiko biner (hasilnya cenderung dua kemungkinan besar: kesepakatan jadi atau gagal). Membeli straddle atau strangle (strategi opsi yang bertaruh pada pergerakan harga besar, baik naik maupun turun, tanpa menebak arahnya) memungkinkan memanfaatkan volatilitas tinggi. Bagi yang yakin kesepakatan sudah dekat, menjual call spread out-of-the-money (menjual kombinasi opsi beli pada harga strike di atas harga pasar untuk meraih premi dan membatasi risiko) bisa menjadi cara mengambil peluang penurunan harga sambil menetapkan batas risiko.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Brent berayun tajam: optimisme kesepakatan AS\u2013Iran memudar, namun ketidakpastian kekal. Iran tuntut pencairan aset, AS mahu Hormuz bebas. OVX tembus 35; potensi 1.3j bpd kembali, strategi opsyen disaran.<\/p>\n","protected":false},"author":103,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"class_list":["post-47808","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":{"acf_article_selection_author":null},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/103"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47808"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47808\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}