{"id":47243,"date":"2026-05-19T07:49:40","date_gmt":"2026-05-19T07:49:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/bm\/uncategorized\/harga-emas-di-pakistan-turun-tipis-sementara-dolar-melemah-dan-spekulasi-jeda-kenaikan-suku-bunga-the-fed-memperkuat-prospek-bullish\/"},"modified":"2026-05-19T07:49:40","modified_gmt":"2026-05-19T07:49:40","slug":"harga-emas-di-pakistan-turun-tipis-sementara-dolar-melemah-dan-spekulasi-jeda-kenaikan-suku-bunga-the-fed-memperkuat-prospek-bullish","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/live-updates\/harga-emas-di-pakistan-turun-tipis-sementara-dolar-melemah-dan-spekulasi-jeda-kenaikan-suku-bunga-the-fed-memperkuat-prospek-bullish\/","title":{"rendered":"Harga emas di Pakistan turun tipis, sementara dolar melemah dan spekulasi jeda kenaikan suku bunga The Fed memperkuat prospek bullish"},"content":{"rendered":"<p>Harga emas di Pakistan turun pada Selasa, berdasarkan data yang dihimpun FXStreet. Emas dibanderol PKR 40.687,14 per gram, turun dari PKR 40.913,89 pada Senin.<\/p>\n<p>Harga per tola melemah menjadi PKR 474.563,20 dari PKR 477.211,60 sehari sebelumnya. Kurs lain yang tercantum adalah PKR 406.866,50 untuk 10 gram dan PKR 1.265.546,00 per troy ounce (ons standar untuk logam mulia).<\/p>\n<h3>Bagaimana FXStreet Menghitung Harga Emas Lokal<\/h3>\n<p>FXStreet mengonversi harga emas internasional ke Rupee Pakistan menggunakan kurs USD\/PKR (nilai tukar Dolar AS terhadap Rupee Pakistan) dan satuan ukuran lokal. Angka-angka ini diperbarui setiap hari saat artikel diterbitkan dan bersifat referensi; harga di pasar lokal bisa berbeda.<\/p>\n<p>Bank sentral adalah pemegang emas terbesar. Mereka menambah 1.136 ton senilai sekitar US$70 miliar pada 2022, yang menjadi total tahunan tertinggi dalam catatan, menurut World Gold Council.<\/p>\n<p>Emas sering bergerak berlawanan arah dengan Dolar AS dan US Treasuries (surat utang pemerintah AS). Emas juga dapat bergerak berlawanan dengan aset berisiko seperti saham. Harganya dapat bereaksi terhadap risiko geopolitik, kekhawatiran resesi, dan perubahan suku bunga, karena emas dihargakan dalam Dolar AS.<\/p>\n<h3>Faktor yang Mendukung Pandangan Bullish pada Emas<\/h3>\n<p>Saat Dolar AS mulai melemah, penurunan kecil harga emas baru-baru ini dinilai bisa menjadi titik masuk untuk posisi baru. Emas memiliki hubungan berlawanan arah dengan dolar; indeks dolar turun 2% sejak akhir April 2026. Ini membuat aset non-dolar seperti emas lebih menarik bagi investor global.<\/p>\n<p>Komentar terbaru Federal Reserve (bank sentral AS) yang mengisyaratkan jeda kenaikan suku bunga menjadi pendorong penting bagi emas. Emas adalah aset tanpa imbal hasil (tidak memberi bunga atau kupon), sehingga lebih menarik saat suku bunga diperkirakan mendatar atau turun. CME FedWatch Tool (indikator berbasis pasar yang mengukur peluang perubahan suku bunga The Fed dari harga kontrak berjangka) kini menunjukkan peluang 65% pemangkasan suku bunga pada akhir 2026, naik dari 30% dua bulan lalu.<\/p>\n<p>Inflasi tetap menjadi perhatian utama, sehingga peran emas sebagai lindung nilai (perlindungan nilai kekayaan saat daya beli turun) menjadi lebih penting dibanding sepanjang 2025. Laporan Indeks Harga Konsumen\/Consumer Price Index (CPI, ukuran inflasi dari perubahan harga barang dan jasa) April 2026 menunjukkan inflasi bertahan di 3,1%, di atas target The Fed. Inflasi yang bertahan ini menggerus nilai mata uang fiat (mata uang resmi yang nilainya ditopang kebijakan pemerintah, seperti dolar), mendorong investor ke aset riil seperti emas.<\/p>\n<p>Ketegangan geopolitik yang terus membara di Eropa Timur juga mendukung status emas sebagai aset aman (safe haven, aset yang cenderung dicari saat pasar bergejolak). Eskalasi dapat memicu perpindahan dana ke aset aman, sehingga mengangkat harga emas. Dalam konteks ini, mempertahankan posisi beli (long, mengambil untung saat harga naik) atau membeli opsi call (hak, bukan kewajiban, untuk membeli aset pada harga tertentu) bisa menjadi langkah lindung nilai terhadap guncangan pasar.<\/p>\n<p>Selain itu, permintaan bank sentral menjadi penopang kuat pasar. Tren ini berlanjut setelah pembelian besar pada 2022 dan 2023. Laporan World Gold Council kuartal I 2026 mengonfirmasi bank sentral negara berkembang menambah 200 ton cadangan. Tekanan beli yang konsisten ini menahan potensi penurunan dan mendukung peluang kenaikan harga dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>Dengan faktor-faktor tersebut, trader derivatif (instrumen turunan nilainya mengikuti aset dasar seperti emas) dapat mempertimbangkan posisi bullish melalui opsi call atau bull call spread (strategi opsi dengan membeli call dan menjual call lain pada harga yang lebih tinggi untuk menekan biaya dan membatasi risiko) dalam beberapa pekan ke depan. Strategi ini memberi paparan kenaikan dengan risiko lebih terukur. Kondisi saat ini dinilai lebih mendukung emas dibanding beberapa kuartal terakhir.<\/p>\n<p>Namun, pasar saham tetap perlu dipantau, karena sentimen \u201crisk-on\u201d (pelaku pasar lebih berani mengambil risiko) dapat menekan emas. Reli S&#038;P 500 (indeks saham utama AS) pada akhir 2025 menunjukkan emas bisa sementara diabaikan ketika saham berkinerja kuat. Kenaikan tajam selera risiko bisa menunda pergerakan naik emas yang diperkirakan.<\/p>\n<p><b><a href=\"https:\/\/www.vtmarkets.com\/trade-now\/\">Buat akun live VT Markets<\/a> dan <a href=\"https:\/\/myaccount.vtmarkets.com\/login\">mulai trading<\/a> sekarang. <\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Emas di Pakistan susut Selasa: PKR40,687\/gram, PKR474,563\/tola. Namun, dolar melemah, Fed dijangka jeda\/potong kadar, inflasi 3.1% dan pembelian bank pusat terus menyokong prospek bullish emas.<\/p>\n","protected":false},"author":103,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"class_list":["post-47243","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":{"acf_article_selection_author":null},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47243","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/103"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47243"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47243\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47243"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47243"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47243"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}