{"id":47182,"date":"2026-05-18T17:27:45","date_gmt":"2026-05-18T17:27:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/bm\/uncategorized\/td-securities-soroti-lemahnya-data-china-april-perkirakan-pboc-berhati-hati-dan-pertahanan-yuan-di-kisaran-68\/"},"modified":"2026-05-18T17:27:45","modified_gmt":"2026-05-18T17:27:45","slug":"td-securities-soroti-lemahnya-data-china-april-perkirakan-pboc-berhati-hati-dan-pertahanan-yuan-di-kisaran-68","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/live-updates\/td-securities-soroti-lemahnya-data-china-april-perkirakan-pboc-berhati-hati-dan-pertahanan-yuan-di-kisaran-68\/","title":{"rendered":"TD Securities soroti lemahnya data China April, perkirakan PBoC berhati-hati dan pertahanan yuan di kisaran 6,8"},"content":{"rendered":"<p>TD Securities menilai data ekonomi China pada April lemah, dan mengaitkannya dengan harga minyak yang lebih tinggi serta rendahnya keyakinan konsumen (tingkat optimisme masyarakat untuk belanja). Lembaga itu menyebut Bank Sentral China, People\u2019s Bank of China (PBoC), kemungkinan tetap berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneter (langkah bank sentral untuk membuat biaya pinjaman lebih murah).<\/p>\n<p>Harga minyak yang lebih tinggi dilaporkan menekan industri tradisional, termasuk kimia. Namun, pertumbuhan di sektor berteknologi tinggi seperti peralatan komunikasi dan farmasi (obat-obatan) berlanjut dan menutup sebagian dampak negatif tersebut.<\/p>\n<h3>Data April Mengisyaratkan Dukungan yang Lebih Terarah<\/h3>\n<p>Keyakinan konsumen disebut lemah, terlihat dari penjualan barang konsumsi yang lesu dan turunnya belanja diskresioner (pengeluaran non-kebutuhan pokok). Disebutkan, \u201cfestival 618\u201d (festival belanja online) dan subsidi program tukar tambah (trade-in) dapat memberi dukungan jangka pendek.<\/p>\n<p>TD Securities memperkirakan Beijing akan memakai stimulus fiskal terarah (dorongan lewat belanja\/pajak pemerintah yang fokus pada sektor tertentu), terutama infrastruktur, bukan paket stimulus besar yang menyasar semua sektor. Mereka menambahkan, hasil April yang lemah bisa mendorong percepatan pembahasan rincian Board of Trade (kebijakan\/aturan perdagangan) untuk mendongkrak ekspor di paruh kedua tahun ini.<\/p>\n<p>Mereka menyebut data terbaru dapat menggoyang para \u201cbull\u201d CNY (pelaku pasar yang bertaruh yuan akan menguat), tetapi juga bisa menghidupkan kembali pembicaraan stimulus. TD Securities memperkirakan PBoC akan mempertahankan level 6,8 pada USD\/CNY (kurs dolar AS terhadap yuan), dan hal ini bisa mencakup kenaikan FX Reserve Requirement Ratio (RRR), yaitu rasio cadangan wajib valuta asing (porsi dana valas yang harus disimpan bank sebagai cadangan), menjadi 6%.<\/p>\n<h3>Pertahanan Kebijakan dan Penempatan Posisi Derivatif<\/h3>\n<p>PBoC tampak berkomitmen mempertahankan level 6,8 pada pasangan USD\/CNY. Dengan kurs dolar-yuan saat ini sekitar 7,23, pasar memperkirakan ada upaya menjaga \u201clevel psikologis\u201d baru (angka bulat\/level penting yang sering jadi acuan pelaku pasar). Kenaikan FX RRR bisa menjadi sinyal kuat karena membuat biaya untuk \u201cshort\u201d yuan (bertaruh yuan melemah, biasanya dengan meminjam\/menjual yuan) menjadi lebih mahal.<\/p>\n<p>Bagi pelaku pasar derivatif (instrumen turunan seperti opsi yang nilainya mengikuti aset acuan), kondisi ini membuka peluang jika kenaikan USD\/CNY diperkirakan \u201cterbatas\u201d. Menjual opsi call (kontrak yang memberi hak membeli pada harga tertentu) dengan strike price (harga kesepakatan) di atau sedikit di atas level pertahanan bisa menjadi strategi untuk memperoleh premi (biaya yang diterima penjual opsi). Posisi ini diuntungkan jika langkah bank sentral menekan volatilitas (naik-turun harga) dan mencegah USD\/CNY menembus naik tajam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Data China April mengecewakan: minyak lebih mahal tekan industri, keyakinan pengguna lesu. TD Securities jangka bantuan fiskal terarah, PBoC kekal berhati-hati, pertahan USD\/CNY 6.8, mungkin naik FX RRR; strategi derivatif jual call.<\/p>\n","protected":false},"author":103,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"class_list":["post-47182","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":{"acf_article_selection_author":null},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/103"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47182"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47182\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}