{"id":47118,"date":"2026-05-18T04:55:03","date_gmt":"2026-05-18T04:55:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/bm\/uncategorized\/aud-usd-merosot-ke-07130-seiring-data-china-yang-lemah-dan-penguatan-dolar-memicu-sentimen-risk-off\/"},"modified":"2026-05-18T04:55:03","modified_gmt":"2026-05-18T04:55:03","slug":"aud-usd-merosot-ke-07130-seiring-data-china-yang-lemah-dan-penguatan-dolar-memicu-sentimen-risk-off","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/live-updates\/aud-usd-merosot-ke-07130-seiring-data-china-yang-lemah-dan-penguatan-dolar-memicu-sentimen-risk-off\/","title":{"rendered":"AUD\/USD merosot ke 0,7130 seiring data China yang lemah dan penguatan dolar memicu sentimen risk-off"},"content":{"rendered":"<p>AUD\/USD turun untuk hari ketiga berturut-turut, diperdagangkan di dekat 0,7130 pada jam perdagangan Asia, Senin. Pasangan ini melemah setelah rilis data baru dari China, mitra dagang utama Australia.<\/p>\n<p>Penjualan ritel (Retail Sales) China naik 0,2% secara tahunan (year-on-year\/yoy: dibandingkan periode yang sama tahun lalu) pada April, di bawah perkiraan 2,0% dan dari 1,7% pada Maret. Produksi industri (Industrial Production: output pabrik dan sektor industri) naik 4,1% yoy, lebih rendah dari perkiraan 5,9% dan 5,7% sebelumnya.<\/p>\n<p>Investasi aset tetap (Fixed Asset Investment: belanja modal untuk pabrik, infrastruktur, dan properti) tercatat -1,6% secara year-to-date (sejak awal tahun hingga bulan berjalan) yoy pada April, berlawanan dengan perkiraan naik 1,6%. Data Maret menunjukkan kenaikan 1,7%.<\/p>\n<p>Pasangan ini juga melemah saat Dolar AS menguat setelah Federal Reserve (bank sentral AS) beralih ke sikap lebih agresif terhadap inflasi (kenaikan harga secara umum). Pasar menaikkan peluang kenaikan suku bunga pada Desember menjadi hampir 48%, dari 14% sepekan sebelumnya, berdasarkan CME FedWatch (alat yang memakai harga kontrak futures untuk memperkirakan probabilitas arah suku bunga The Fed).<\/p>\n<p>Dolar AS juga naik karena permintaan aset aman (safe-haven: aset yang cenderung diburu saat pasar cemas) terkait ketegangan geopolitik. AS dan Iran masih jauh dari kesepakatan untuk mengakhiri pekan-pekan pertempuran dan membuka kembali Selat Hormuz (jalur pelayaran penting untuk ekspor minyak).<\/p>\n<p>Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran untuk membuat kemajuan atau menghadapi konsekuensi baru. Dengan selat tersebut praktis tertutup, harga minyak terus naik, menambah tekanan bagi negara pengimpor energi.<\/p>\n<p>Xi Jinping memperingatkan Trump bahwa Taiwan bisa memicu bentrokan langsung antara dua ekonomi. Ini menambah kekhawatiran risiko pasar.<\/p>\n<p>Pelemahan dolar Australia saat ini mencerminkan kondisi sekitar periode yang sama pada 2025, ketika data ekonomi China yang mengecewakan menekan mata uang tersebut. Data terbaru China yang dilaporkan pada 17 Mei 2026 menunjukkan produksi industri tumbuh 5,6%, di bawah perkiraan 6,1%, menandakan pemulihan mitra dagang utama Australia masih lambat. Ini memperkuat pandangan bearish (bias turun), sehingga pelaku pasar bisa mempertimbangkan membeli opsi put AUD\/USD (kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu, biasanya dipakai untuk bertaruh penurunan) atau membuka posisi short pada futures (kontrak berjangka; posisi short berarti berharap harga turun).<\/p>\n<p>Tekanan juga datang dari kuatnya dolar AS, tema yang juga dominan tahun lalu. The Fed terus memberi sinyal suku bunga \u201clebih tinggi lebih lama\u201d (higher for longer: suku bunga bertahan tinggi lebih lama), dengan inflasi inti (core CPI: inflasi tanpa komponen bergejolak seperti makanan dan energi) tetap 3,5%. Berdasarkan CME FedWatch, pasar kini menilai peluang pemangkasan suku bunga sebelum September 2026 kurang dari 50%, sehingga greenback (julukan dolar AS) tetap ditopang.<\/p>\n<p>Ketegangan geopolitik masih tinggi, memicu permintaan aset aman seperti dolar AS. Konflik yang belum mereda di Timur Tengah menjaga harga minyak Brent (patokan harga minyak global) bertahan di atas US$85 per barel, menekan prospek pertumbuhan global dan mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti AUD. Ini mengingatkan pada ketegangan Selat Hormuz pada 2025 yang juga mengangkat dolar dan menekan dolar Australia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AUD\/USD susut hari ketiga ke 0.7130, ditekan data China mengecewakan dan dolar AS mengukuh. Fed kekal \u201chigher for longer\u201d serta geopolitik\/Brent >US$85 dorong safe-haven\u2014risiko AUD kekal menurun.<\/p>\n","protected":false},"author":103,"featured_media":0,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"class_list":["post-47118","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-live-updates"],"acf":{"acf_article_selection_author":null},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47118","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/103"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47118"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47118\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47118"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47118"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vtmarkets.com\/ms-asia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47118"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}