USD/JPY menguji resistensi 175 seiring jeda The Fed dan kehati-hatian BOJ mendongkrak volatilitas opsi

by VT Markets
/
May 20, 2026

USD/JPY mengakhiri kenaikan tujuh hari dan diperdagangkan di sekitar 159,00 pada jam perdagangan Eropa, Rabu. Pasangan ini tetap berada di atas Exponential Moving Average (EMA/ rata-rata bergerak eksponensial, indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru) periode sembilan dan 50 setelah memantul dari penurunan pekan lalu.

Indeks Relative Strength Index (RSI/ indikator kekuatan tren dan potensi jenuh beli-jenuh jual) 14 hari berada di sekitar 55. Ini mengindikasikan momentum naik moderat, dengan harga berkonsolidasi tepat di bawah puncak terbaru.

Daily Chart Channel Signals

Pada grafik harian, pasangan ini berada sedikit di bawah batas atas descending channel (kanal menurun, pola pergerakan harga di antara dua garis tren yang sama-sama menurun). Penembusan berkelanjutan di atas kanal akan mendukung pembalikan naik, sementara gagal menembus dapat membuat pergerakan tetap mendatar.

Jika harga menembus ke atas kanal, pasangan ini bisa menguji puncak 22 bulan di 160,73 yang tercatat pada 30 April. Level berikutnya adalah puncak sepanjang masa di 162,00 dari Juli 2024.

Jika pasangan ini turun, area penopang (support, zona yang biasanya menahan penurunan) terlihat di EMA sembilan hari pada 158,43 lalu EMA 50 hari pada 158,21. Penurunan di bawah keduanya dapat mengubah momentum menjadi lebih lemah menuju titik terendah 12 pekan di 155,04 dari 6 Mei dan dasar kanal di sekitar 154,00.

Options Strategies Around Key Resistance

Untuk pandangan naik, pertimbangkan membeli call option (opsi beli, hak untuk membeli pada harga tertentu) jika pasangan ini mampu menembus dan bertahan di atas 175,50. Strategi ini memberi peluang mengambil keuntungan jika bergerak menuju 177,00 yang sempat terlihat awal tahun ini, sementara risiko terbatas pada premi (biaya) opsi. Mendukung skenario ini, selisih imbal hasil (interest rate differential, perbedaan tingkat bunga/imbal hasil) obligasi pemerintah AS dan Jepang tenor 10 tahun baru mencapai 415 basis points (bps/ poin basis; 1 bps = 0,01%), level yang secara historis sering mendahului penguatan dolar AS.

Sebaliknya, jika harga tertahan di area ini (resistance, zona yang biasanya menahan kenaikan), peluang kembali menuju rata-rata bergerak 50 hari di 173,80 cukup besar. Dalam kondisi ini, membeli put option (opsi jual, hak untuk menjual pada harga tertentu) dengan strike price (harga kesepakatan) sekitar 173,50 dapat menjadi hedge (lindung nilai) atau spekulasi penurunan. Perlu dicermati pula meningkatnya peringatan lisan dari pejabat Jepang bulan ini, yang mirip dengan narasi pada akhir 2024 menjelang intervensi langsung di pasar.

Karena ketidakpastian dan potensi pergerakan tajam dua arah, implied volatility (volatilitas tersirat, perkiraan volatilitas dari harga opsi) meningkat. Strategi long straddle (membeli call dan put pada strike yang sama) dapat efektif bagi trader yang memperkirakan akan terjadi penembusan, tetapi belum yakin arahnya. Ini makin relevan karena keputusan kebijakan Bank of Japan minggu depan, yang secara historis sering menjadi pemicu utama volatilitas pada pasangan ini.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code