This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Reuters Kutip Fars: Dua Rudal Hantam Kapal Perang AS di Dekat Jask Setelah Abaikan Peringatan Iran

by VT Markets
/
May 4, 2026

Kantor berita Fars Iran mengatakan pada Senin bahwa sebuah kapal perang AS terkena dua rudal di dekat Pulau Jask setelah mengabaikan peringatan Iran dan berniat melintasi Selat Hormuz, menurut Reuters.

TV pemerintah Iran, mengutip angkatan laut Iran, mengatakan Iran mencegah kapal-kapal perang AS masuk ke selat tersebut.

Pasar Beralih ke Aset Berisiko Rendah

Setelah laporan itu, pasar bergerak ke aset berisiko lebih rendah. Pada saat penulisan, kontrak berjangka (futures) indeks saham AS turun 0,3% hingga 0,6% hari ini. (Futures adalah kontrak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu di masa depan, sering dipakai untuk membaca arah pasar sebelum bursa buka.)

Indeks Dolar AS naik 0,25% ke 98,45. (Indeks Dolar AS mengukur kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.)

Pasar bereaksi atas kabar kapal perang AS dihantam rudal dekat Selat Hormuz. Sentimen “risk-off” (pelaku pasar mengurangi aset berisiko dan beralih ke aset lebih aman) mengisyaratkan volatilitas bisa meningkat dalam beberapa pekan ke depan. Indeks Volatilitas CBOE (VIX) melonjak lebih dari 40% ke 25,5. (VIX sering disebut “indeks ketakutan”, mengukur perkiraan gejolak pasar saham AS berdasarkan harga opsi.)

Dampak paling langsung ada pada harga minyak, karena sekitar 20% konsumsi minyak dunia melewati titik sempit ini. Minyak Brent kontrak berjangka melonjak lebih dari 9% ke US$112 per barel seiring kekhawatiran gangguan pasokan. (Brent adalah patokan harga minyak global; kontrak berjangka melacak perkiraan harga untuk pengiriman di masa depan.)

Pemenang dan Pecundang Sektor

Peristiwa ini menciptakan pemenang dan pecundang yang jelas di sektor saham. Kontraktor pertahanan seperti RTX dan Lockheed Martin berpotensi terdorong, sementara industri yang sensitif terhadap biaya bahan bakar dan stabilitas global seperti maskapai dan operator kapal pesiar berpotensi tertekan.

Di tengah “flight to safety” (pelarian ke aset aman), dolar AS berpeluang melanjutkan penguatan. Emas juga naik, dengan kontrak berjangka logam mulia tersebut menguat 2,2% ke US$2.385 per ons. (Logam mulia adalah aset yang kerap diburu saat ketidakpastian meningkat; ons adalah satuan berat perdagangan emas internasional.)

Situasi ini mengingatkan pada serangan drone 2019 terhadap fasilitas Saudi Aramco yang sempat memicu lonjakan minyak dan kegelisahan pasar global. Namun, konfrontasi militer langsung antarnegara biasanya berdampak lebih besar, sehingga pasar berpotensi menghadapi ketidakpastian lebih lama, bukan sekadar guncangan singkat.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code