Emmanuel Moulin, pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) dan calon pejabat Bank Prancis, mengatakan pada Rabu bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan apakah ECB akan mengubah kebijakan moneter pada rapat Juni. Ia menegaskan ECB perlu mencermati inflasi.
Euro tidak bereaksi terhadap komentar tersebut. Pada saat laporan ini dibuat, EUR/USD turun 0,1% ke sekitar 1,1595.
Gambaran Umum Bank Sentral Eropa
Bank Sentral Eropa bermarkas di Frankfurt dan berperan sebagai bank sentral (otoritas yang mengatur uang dan perbankan) bagi Zona Euro. ECB menetapkan suku bunga (biaya pinjaman) dan menjalankan kebijakan moneter (langkah untuk memengaruhi inflasi dan pertumbuhan), dengan mandat menjaga inflasi di sekitar 2%.
Keputusan kebijakan moneter dibuat oleh Dewan Gubernur ECB dalam delapan rapat setiap tahun. Dewan ini terdiri dari para kepala bank sentral nasional di Zona Euro dan enam anggota tetap, termasuk Presiden Christine Lagarde.
Kelonggaran Kuantitatif (Quantitative Easing/QE) adalah kebijakan “menciptakan” uang Euro untuk membeli aset seperti obligasi pemerintah atau obligasi perusahaan dari bank dan lembaga keuangan lain. QE pernah digunakan pada 2009–11, pada 2015, dan saat pandemi Covid, dan sering melemahkan Euro.
Pengetatan Kuantitatif (Quantitative Tightening/QT) adalah kebalikan dari QE, biasanya dilakukan setelah pemulihan berjalan dan inflasi naik. Dalam QT, ECB menghentikan pembelian obligasi baru dan tidak lagi menanamkan kembali pokok obligasi yang jatuh tempo (uang pokok yang kembali saat obligasi berakhir), yang biasanya mendukung penguatan Euro.
Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.