Emas Bangkit saat Dolar Melemah dan Pembicaraan Gencatan Senjata AS-Iran Mengimbangi Kenaikan Imbal Hasil serta Sikap The Fed yang Tetap Hawkish

by VT Markets
/
May 29, 2026

Emas bangkit seiring melemahnya Dolar AS setelah muncul laporan potensi perpanjangan gencatan senjata sementara AS-Iran dan data inflasi yang lebih jinak. XAU/USD diperdagangkan di dekat US$4.480 setelah sempat menyentuh titik terendah harian US$4.366, level terlemah dalam dua bulan. Axios menyebut kesepakatan awal 60 hari telah dicapai, tetapi masih menunggu persetujuan Presiden Donald Trump, setelah serangan AS kedua pekan ini yang disebut “defensif” terhadap fasilitas Iran dan klaim IRGC (Korps Garda Revolusi Islam Iran) soal serangan balasan yang menargetkan pangkalan udara AS di kawasan Teluk. Pelemahan Dolar membuat DXY (indeks kekuatan Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama) bertahan di sekitar 99,00 setelah sebelumnya mencetak tertinggi tujuh pekan di 99,54.

Core PCE (inflasi inti versi pengeluaran konsumsi pribadi/Personal Consumption Expenditures, indikator inflasi favorit The Fed) naik 0,2% secara bulanan (MoM/bulan ke bulan) pada April, melambat dari 0,3% pada Maret, sementara laju tahunan naik ke 3,3% dari 3,2%. Perundingan diplomatik masih menghadapi hambatan terkait program nuklir Iran dan Selat Hormuz, sementara Teheran meminta pelonggaran sanksi dan akses ke aset yang dibekukan; Trump mengatakan tidak ada pelonggaran sebagai imbalan penyerahan uranium dengan pengayaan tinggi. Emas juga tertekan oleh imbal hasil (yield) US Treasury yang tetap tinggi, karena biaya energi yang mahal menjaga kekhawatiran inflasi; Wakil Ketua The Fed Philip Jefferson menyebut harga energi sebagai risiko bagi pertumbuhan dan inflasi, menegaskan kembali target inflasi 2% dan menyebut aktivitas ekonomi “kuat”. Secara teknikal, XAU/USD memantul dari SMA 200-hari (Simple Moving Average/rata-rata bergerak sederhana 200 hari, indikator tren) di US$4.399, dengan RSI (Relative Strength Index/indikator momentum untuk melihat jenuh beli/jenuh jual) dekat 40 dan MACD (Moving Average Convergence Divergence/indikator momentum berbasis rata-rata bergerak) masih negatif; resistensi berada di SMA 50-hari dekat US$4.630 dan SMA 100-hari di US$4.801.

Kebijakan Moneter dan Potensi Kenaikan Emas yang Terbatas

Dengan sikap Federal Reserve yang tetap ketat terhadap inflasi, kami menilai ruang kenaikan besar emas dalam waktu dekat terbatas. Suku bunga acuan The Fed (Fed Funds Rate/suku bunga kebijakan bank sentral AS) masih bertahan di atas 4,5% dan Core PCE di 3,3%, sehingga belum ada dasar kuat untuk perubahan kebijakan yang signifikan. CME FedWatch Tool (alat berbasis harga kontrak berjangka yang memperkirakan peluang perubahan suku bunga The Fed) saat ini memperhitungkan peluang pemangkasan suku bunga kurang dari 20% pada pertemuan September 2026, yang cenderung menopang Dolar AS.

Risiko Geopolitik, Strategi Perdagangan, dan Kekuatan Dolar

Perkembangan antara AS dan Iran meningkatkan risiko berita utama dan potensi pergerakan yang tajam serta sulit diprediksi. Jika pembicaraan gencatan senjata gagal, emas bisa naik sebagai aset lindung nilai saat krisis (crisis hedge/aset pelindung ketika terjadi gejolak). Secara historis, eskalasi militer di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak lebih dari 10% dalam beberapa hari, yang dapat mendorong inflasi dan memicu arus dana ke aset aman (flight to safety/perpindahan dana ke aset yang dianggap aman).

Untuk saat ini, skenario utama kami adalah kenaikan emas tertahan, sehingga strategi “menjual premi” menarik. Kami mempertimbangkan membuka bear call spread (strategi opsi: menjual call dan membeli call lain di harga yang lebih tinggi untuk membatasi risiko; untung jika harga tidak naik melewati level tertentu), dengan target strike di atas rata-rata bergerak 50-hari dekat US$4.630 untuk memanfaatkan teknikal yang masih negatif. Strategi dengan risiko terukur ini memberi peluang untung jika emas bergerak mendatar atau turun perlahan dalam beberapa pekan ke depan.

Pada saat yang sama, kami melihat nilai untuk membeli call option out-of-the-money (opsi beli dengan harga strike di atas harga pasar saat ini; biasanya lebih murah) dengan jatuh tempo Juli atau Agustus sebagai lindung nilai berbiaya rendah jika terjadi lonjakan geopolitik mendadak. Risiko gagalnya gencatan senjata nyata meski sulit diukur dan dapat membalikkan tren negatif dengan cepat. Pendekatan ini membantu mempertahankan posisi utama yang cenderung negatif sambil melindungi dari pembalikan arah akibat berita.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code