AUD/USD merosot seiring kenaikan imbal hasil Treasury mengerek dolar, sementara data China membebani aussie

by VT Markets
/
May 15, 2026

AUD/USD turun 0,8% ke sekitar 0,7160 pada sesi Eropa hari Jumat. Pasangan ini tertekan karena Dolar AS menguat. Penurunan ini terjadi setelah imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS naik. *Yield* adalah tingkat pengembalian yang diterima investor dari obligasi; ketika *yield* naik, Dolar AS sering ikut menguat.

Indeks Dolar AS (DXY) naik 0,3% ke dekat 99,20, tertinggi dalam lebih dari dua pekan. DXY adalah ukuran kekuatan Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama. *Yield* obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 1,6% ke sekitar 4,53%, tertinggi dalam hampir setahun. Obligasi tenor 10 tahun sering dijadikan acuan biaya pinjaman dan arah suku bunga jangka panjang.

Pasar menghapus perkiraan pemangkasan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve/Fed) tahun ini, terkait tekanan inflasi yang lebih tinggi akibat kenaikan harga energi. Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum. Selain itu, pernyataan dari Washington dan Beijing setelah pertemuan Presiden AS Donald Trump dan pemimpin China Xi Jinping ikut mendukung Dolar AS.

Perkembangan perdagangan yang sama juga mendukung Dolar Australia karena ekspor Australia banyak terkait dengan China. Namun, AUD/USD tetap melemah pada hari itu.

AUD/USD diperdagangkan di sekitar 0,7161 dan masih di bawah EMA 20 hari di 0,7184. EMA (exponential moving average) adalah rata-rata pergerakan harga yang memberi bobot lebih besar pada data terbaru untuk membaca arah tren. RSI turun ke sekitar 49. RSI (relative strength index) adalah indikator untuk melihat momentum; nilai sekitar 50 biasanya menandakan pasar cenderung netral.

Kenaikan di atas 0,7184 akan mengurangi tekanan turun jangka pendek dan bisa mengarah ke 0,7277. Di sisi bawah, penurunan lanjutan bisa menuju 0,7100.

Tekanan turun (bearish) pada AUD/USD saat ini adalah pola yang sering muncul ketika Dolar AS menguat. Dilihat dari sudut pandang 2025, pergerakan serupa terjadi saat pasar cepat menghapus peluang pemangkasan suku bunga Fed karena *yield* obligasi tinggi. Hari ini, dengan *yield* US Treasury 10 tahun menyentuh 4,75% untuk pertama kalinya tahun ini, pola yang sama terlihat kembali.

Pasar *futures* suku bunga kini menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga Fed pada 2026 kurang dari 25%, berubah tajam dibanding tiga bulan lalu ketika pasar memperkirakan dua kali pemangkasan. *Futures* suku bunga adalah kontrak derivatif yang mencerminkan perkiraan pasar terhadap arah suku bunga ke depan. Perubahan ini didorong laporan tenaga kerja AS terbaru yang menunjukkan penambahan 280.000 pekerjaan non-pertanian (nonfarm payrolls), jauh di atas perkiraan, sehingga memperkuat sikap Fed yang cenderung ketat (hawkish). *Nonfarm payrolls* adalah data jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian. Sikap *hawkish* berarti cenderung menaikkan atau mempertahankan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi. Akibatnya, Indeks Dolar AS naik ke 106,40, tertinggi sejak akhir 2025.

Berbeda dengan masa lalu ketika hubungan AS–China yang membaik bisa menopang dolar Australia, perhatian kini tertuju pada kondisi ekonomi domestik China. Data terbaru menunjukkan Caixin PMI Manufaktur China turun tak terduga ke 49,8, menandakan kontraksi ringan dan melemahkan permintaan atas ekspor Australia. PMI (Purchasing Managers’ Index) adalah survei aktivitas bisnis; angka di bawah 50 berarti aktivitas menyusut. Ini membuat Dolar Australia rentan, sementara bank sentral Australia (RBA) mempertahankan kebijakan netral, artinya tidak jelas condong menaikkan atau menurunkan suku bunga.

Dengan AUD/USD недавно menembus ke bawah rata-rata pergerakan 50 hari yang penting, kini di 0,6610, gambaran teknikal berubah menjadi negatif. Rata-rata pergerakan adalah indikator tren yang menghitung rata-rata harga dalam periode tertentu. Kami menilai membeli opsi *put* dengan *strike price* (harga acuan) dekat 0,6500 bisa menjadi strategi untuk mengambil untung dari perkiraan penurunan lanjutan. Opsi *put* adalah kontrak yang memberi hak (bukan kewajiban) untuk menjual pada harga tertentu; strategi ini memberi peluang untung saat harga turun, dengan risiko maksimum terbatas pada premi (biaya) yang dibayar.

Fokus kami dalam beberapa pekan ke depan adalah level 0,6450, yang merupakan titik terendah kuartal pertama 2026. Jika level penopang (support) ini ditembus kuat, penurunan bisa berlanjut ke area 0,6380. *Support* adalah level harga yang sering menahan penurunan. Kami dapat memanfaatkan kenaikan kecil kembali ke arah 0,6550 sebagai peluang untuk membuka atau menambah posisi *bearish* (posisi yang diuntungkan saat harga turun).

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code