This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Arus Masuk Bersih TIC AS Melandai pada Maret, Memunculkan Pertanyaan soal Dukungan terhadap Dolar dan US Treasury

by VT Markets
/
May 19, 2026

Arus bersih total TIC (Treasury International Capital—sistem pencatatan arus modal lintas negara oleh Departemen Keuangan AS) AS turun pada Maret menjadi US$150,7 miliar, dari US$184,5 miliar pada periode sebelumnya.

Data ini menunjukkan penurunan bulanan sebesar US$33,8 miliar pada total arus modal lintas negara bersih yang dicatat oleh sistem TIC.

Data Maret Masih Menunjukkan Arus Masuk Bersih

Angka Maret masih di atas nol, artinya secara keseluruhan masih terjadi arus masuk bersih (net inflow) selama bulan tersebut.

Angka ini merujuk pada arus bersih total TIC untuk Amerika Serikat dan membandingkan bulan terbaru dengan angka yang dilaporkan pada bulan sebelumnya.

Penurunan arus bersih TIC ke US$150,7 miliar pada Maret menunjukkan meredanya minat investor asing terhadap aset AS. Meski masih ada arus masuk bersih, perlambatan ini menjadi penurunan bulanan kedua berturut-turut dan mengindikasikan antusiasme kuat di awal tahun mulai memudar. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang seberapa kuat dukungan terhadap dolar AS dan pasar obligasi pemerintah AS (US Treasury) dalam beberapa pekan ke depan.

Fokus utama tertuju pada dolar AS, karena turunnya pembelian oleh investor asing berarti permintaan melemah. Dengan data CPI April (Consumer Price Index—indeks harga konsumen, ukuran inflasi) yang tetap tinggi di 3,1%, The Fed (bank sentral AS) cenderung mempertahankan kebijakan ketat (hawkish—condong menahan inflasi lewat suku bunga tinggi), namun kali ini tidak menarik arus modal seperti pada 2025. Pertimbangannya adalah membeli opsi jual (put—hak menjual aset pada harga tertentu) pada ETF yang melacak dolar atau membuka posisi jual (short—bertaruh harga turun) pada kontrak berjangka USD (USD futures—kontrak jual-beli nilai tukar untuk waktu mendatang), dengan proyeksi pelemahan bertahap.

Dampak pada Imbal Hasil, Volatilitas, dan Saham

Melemahnya permintaan asing ini mendorong tekanan naik pada imbal hasil (yield—tingkat imbal hasil/“bunga” yang diminta investor) obligasi pemerintah AS. Ketika bank sentral asing makin jarang menjadi pembeli utama, beban penyerapan pasokan lebih banyak jatuh ke investor domestik yang biasanya meminta yield lebih tinggi. Ini membuka peluang pada opsi beli VIX (VIX—indeks volatilitas, sering disebut “indeks ketakutan” pasar) atau strategi bear-put spread (kombinasi beli put dan jual put untuk membatasi biaya) pada iShares 20+ Year Treasury Bond ETF (TLT—ETF yang berisi obligasi pemerintah AS tenor panjang). Kenaikan yield yang tidak teratur berpotensi memicu lonjakan volatilitas pasar.

Untuk pasar saham, tren ini menjadi hambatan karena mengurangi sumber likuiditas (liquidity—kemudahan dana masuk/keluar pasar) yang selama ini menopang valuasi. S&P 500 naik lebih dari 8% sejak Januari, namun data CFTC (Commodity Futures Trading Commission—otoritas AS yang memantau posisi di pasar derivatif) menunjukkan investor institusional mulai mengurangi posisi beli bersih (net long—jumlah posisi beli dikurangi posisi jual) di kontrak berjangka saham untuk pertama kalinya dalam lima bulan. Strategi yang dipertimbangkan adalah membeli put out-of-the-money (harga kesepakatan jauh dari harga pasar sehingga lebih murah namun lebih berisiko) pada Nasdaq 100 sebagai lindung nilai (hedge—perlindungan risiko), karena saham teknologi berpertumbuhan tinggi paling sensitif terhadap perubahan suku bunga jangka panjang.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code