This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Live Updates

21

May 2026
Flash PMI AS bertahan stabil; manufaktur mengungguli sementara jasa melemah, memicu pertanyaan soal kebijakan The Fed

PMI komposit AS ‘flash’ Mei kekal 51.7: manufaktur melonjak, jasa hampir mendatar. Pertumbuhan kian perlahan, inflasi masih degil—Fed terhimpit. Implikasi: VIX naik, dolar tertekan, strategi futures/opsyen jadi tumpuan.

21

May 2026
Inggris Bidik Bantuan Biaya Hidup saat PMI Berkontraksi, Picu Kekhawatiran Stagflasi bagi Sterling dan Gilt

Amaran pelabur: UK lancar bantuan kos sara hidup terarah elak “bailout”, namun PMI Mei merosot ke 48.5, inflasi 3.8% kekal. Risiko stagflasi, GBP/USD tertekan; permintaan opsyen volatiliti dan lindung nilai Gilt meningkat.

21

May 2026
PMI Manufaktur AS Melampaui Perkiraan, Meredakan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga dan Menguatkan Dolar, Prospek Komoditas

PMI pembuatan AS melonjak ke 55.3 pada Mei, mengatasi jangkaan 54—isyarat ekonomi lebih panas. Pasaran kian ‘hawkish’: peluang pemotongan Fed susut, USD berpotensi mengukuh; saham, VIX dan komoditi industri jadi tumpuan.

21

May 2026
PMI Jasa AS di Bawah Perkiraan, Picu Taruhan Pemangkasan Suku Bunga dan Permintaan Lindung Nilai Volatilitas Saham

PMI jasa AS S&P Global Mei turun ke 50.9, bawah jangkaan 51—isyarat penyejukan awal. Risiko volatiliti meningkat; VIX boleh melonjak. Pasaran kini menanti NFP dan petunjuk Fed tentang potongan kadar.

21

May 2026
PMI Komposit AS S&P Global di 51,7 pada Mei mengindikasikan ekspansi stabil, pemangkasan suku bunga tertunda

PMI Komposit AS naik 51.7 pada Mei, isyarat ekspansi sederhana sektor swasta. Ini meredakan risiko kemelesetan, menyokong ekuiti, kekalkan jangkaan kadar Fed tinggi, dan volatiliti berpotensi rendah.

21

May 2026
Pound Sterling Melemah terhadap Yen Usai Kejutan PMI, Seiring Reli Harga Minyak dan Risiko Intervensi Muncul Kembali

Pound merosot berbanding yen selepas PMI UK menjunam ke zon kontraksi, namun GBP/JPY kekal hampir puncak mingguan 213.40. Minyak tinggi, risiko intervensi Jepun dan data CPI/ritel jadi pemangkin.

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code