This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Sterling Bertahan di Dekat 1,3450 saat Pelemahan Dolar AS Mengimbangi Perlambatan Inflasi Inggris dan Sikap Dovish BoE

by VT Markets
/
May 21, 2026

Inflasi Inggris melambat pada April, dengan CPI utama (headline CPI, ukuran inflasi total) sebesar 2,8% secara tahunan (year on year/yoy) dan CPI inti (core CPI, inflasi tanpa komponen yang sangat bergejolak seperti energi dan pangan) di 2,5%. Meski demikian, dan meski Gubernur Bank of England (BoE) menyampaikan pidato bernada dovish (cenderung mendukung suku bunga lebih rendah), GBP/USD naik mendekati 1,3450 dan kemudian bertahan sedikit di bawah level itu, di atas 1,3400.

Pergerakan ini terkait pelemahan Dolar AS secara luas pada sesi AS, seiring turunnya imbal hasil Treasury (yield, tingkat keuntungan obligasi) dan meredanya ketegangan Timur Tengah. Kenaikan sterling terutama mencerminkan pergerakan Dolar, bukan karena dasar ekonomi (fundamental) Inggris yang lebih kuat.

Tekanan Harga Produsen

Data harga produsen membuat gambaran menjadi kurang sederhana, karena biaya input (input costs, biaya bahan baku/komponen) dan biaya output (output costs, harga jual dari pabrik) sama-sama lebih tinggi dari perkiraan. Tekanan di hulu (upstream pressures, tekanan biaya dari tahap produksi awal) dapat menular ke harga konsumen nanti, meski inflasi di tingkat toko mulai turun.

Data Inggris yang akan rilis akhir pekan ini mencakup PMI kilat (flash PMI, survei awal aktivitas sektor bisnis) pada Kamis, dengan PMI gabungan (composite, gabungan manufaktur dan jasa) diperkirakan turun mendekati batas antara ekspansi dan kontraksi. Kepercayaan konsumen juga diperkirakan memburuk, disusul penjualan ritel April pada Jumat, dengan perkiraan mengarah pada penurunan bulanan (month-on-month/mom) setelah kenaikan pada Maret.

Secara teknikal, GBP/USD diperdagangkan di antara exponential moving average/EMA 50 hari dan EMA 200 hari di sekitar 1,3450 dan 1,3400. EMA adalah rata-rata pergerakan yang memberi bobot lebih besar pada data terbaru untuk membaca tren. Bertahan di atas 1,3400 mendukung pergerakan dalam kisaran jangka pendek, sementara resistensi (area hambatan harga) tetap berada di sekitar 1,3450 dan 1,3500.

Menengok setahun lalu ke Mei 2025, terlihat ketidaksesuaian saat pound menguat meski inflasi Inggris turun cepat. Pergerakan ini bukan didorong oleh fundamental Inggris, melainkan pelemahan Dolar AS secara luas. Kami menilai penguatan itu rapuh, sebagai sinyal peringatan bagi pelaku pasar.

Pelajaran dari Tahun Lalu

Kewaspadaan itu terbukti, karena lemahnya faktor domestik akhirnya kembali menekan pound sepanjang musim panas 2025. Penjualan ritel dan PMI yang lemah setelah rilis inflasi tersebut membebani mata uang ketika Dolar mulai stabil (found a floor, berhenti melemah dan menemukan titik dasar). Ini menegaskan data ekonomi fundamental pada akhirnya menentukan tren mata uang dalam jangka menengah.

Hari ini, situasinya lebih jelas dan mengarah ke pelemahan pound. Data inflasi terbaru untuk April 2026 menunjukkan CPI 2,1%, sedikit di atas target BoE, sehingga ketidakpastian seperti tahun lalu berkurang. Ini memperkuat kubu dovish di Monetary Policy Committee/MPC (komite penentu kebijakan suku bunga BoE), dengan pasar kini memperkirakan peluang 75% untuk pemangkasan suku bunga pada Juni.

Berbeda dengan tahun lalu, Dolar AS kini ditopang fundamental yang lebih kuat. Federal Reserve (bank sentral AS) menahan suku bunga karena inflasi jasa (services inflation, kenaikan harga di sektor layanan) masih bertahan, kontras dengan sikap BoE yang lebih longgar. Laporan non-farm payrolls (NFP, data penambahan pekerjaan di luar sektor pertanian AS) terbaru menunjukkan tambahan lebih dari 240.000 pekerjaan, memperkuat sikap The Fed yang sabar.

Perbedaan arah kebijakan yang jelas antara BoE yang dovish dan The Fed yang tetap bertahan membentuk alasan kuat untuk GBP/USD yang lebih rendah dalam beberapa pekan ke depan. Trader dapat mempertimbangkan strategi yang untung saat harga turun, seperti membeli opsi put (put options, kontrak yang memberi hak menjual pada harga tertentu) pada pound. Misalnya, put jatuh tempo Juli dengan strike price (harga kesepakatan) sekitar 1,2400 bisa menjadi cara berisiko terukur (defined-risk, kerugian maksimal sudah diketahui) untuk bersiap menghadapi pemangkasan suku bunga di musim panas.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code