This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Dolar Mendapat Dukungan Seiring Ekspektasi Inflasi AS Jangka Panjang Naik, Namun Risiko Suku Bunga Riil Membayangi Prospek

by VT Markets
/
May 20, 2026

Pasar mulai meninggalkan pandangan bahwa inflasi yang terkait konflik Timur Tengah hanya akan berlangsung singkat. Ekspektasi inflasi AS untuk jangka lebih panjang, lebih dari satu tahun, naik perlahan namun jelas sejak akhir April.

Dolar AS mendapat dukungan karena ekspektasi suku bunga AS meningkat. Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) sering dianggap bertindak lebih cepat dan lebih agresif ketika risiko inflasi naik.

Respons The Fed dan Dukungan untuk Dolar

Saat guncangan energi 2022, The Fed menaikkan suku bunga acuan pada Maret, sementara ECB (Bank Sentral Eropa) menunggu hingga Juli. Langkah lebih awal ini sering disebut sebagai alasan dolar bisa menguat ketika kekhawatiran inflasi meningkat.

Laporan tersebut menilai imbal hasil nilai tukar (keuntungan dari pergerakan kurs) lebih dipengaruhi suku bunga riil, bukan suku bunga nominal atau hanya kecepatan kenaikan suku bunga. Suku bunga riil adalah suku bunga setelah dikurangi inflasi, sehingga mencerminkan “hasil bersih” bagi investor. Laporan itu menambahkan, inflasi AS yang lebih tinggi bisa menekan imbal hasil riil meski suku bunga nominal naik.

Laporan juga menyoroti risiko The Fed bisa berubah lebih dovish (lebih “lunak”, artinya cenderung menahan kenaikan suku bunga atau memberi kebijakan yang lebih mendukung pertumbuhan). Karena itu, kenaikan dolar yang kuat dan bertahan lama dinilai belum pasti.

Pasar terlihat mulai kehilangan harapan bahwa konflik Timur Tengah hanya memicu guncangan inflasi sesaat. Ekspektasi inflasi AS jangka panjang, seperti 5-year, 5-year forward rate (perkiraan rata-rata inflasi untuk periode lima tahun yang dimulai lima tahun dari sekarang), naik ke 2,7%, meningkat nyata sejak awal tahun. Perubahan ini menunjukkan pelaku pasar bersiap menghadapi tekanan harga yang lebih sulit turun.

Opsi dan Posisi Volatilitas

Ingatan atas krisis energi 2022 masih kuat, ketika The Fed mulai menaikkan suku bunga empat bulan lebih cepat dibanding ECB. Rekam jejak ini membuat The Fed dipandang cepat melawan inflasi, yang biasanya mendukung dolar. Karena itu, banyak trader bertaruh skenario serupa terulang, sehingga ekspektasi suku bunga AS naik.

Namun, perlu hati-hati jika hanya fokus pada seberapa cepat The Fed bertindak. Dengan rilis CPI (Consumer Price Index/indeks harga konsumen, ukuran utama inflasi) AS untuk April yang tinggi di 3,8%, ada peluang inflasi bergerak lebih cepat dibanding kenaikan suku bunga. Daya tarik sebuah mata uang bagi investor ditentukan oleh suku bunga riil, bukan sekadar angka suku bunga “headline”.

Dengan ketidakpastian ini, dapat dipertimbangkan membeli opsi call berjangka panjang (hak membeli di harga tertentu, untuk periode lebih lama) pada pasangan seperti EUR/USD. Strategi ini memberi peluang untung jika penguatan dolar memudar, sekaligus membatasi kerugian hanya sebesar premi (biaya) opsi yang dibayar. Ini cara yang lebih hati-hati untuk mengambil posisi jika inflasi AS ternyata lebih sulit turun dibanding jalur suku bunga The Fed.

Kita juga perlu mencermati harga volatilitas mata uang, yang masih relatif rendah meski risiko meningkat. Implied volatility (perkiraan volatilitas yang tersirat dari harga opsi, mencerminkan ekspektasi pasar atas besar kecilnya pergerakan) pada pasangan dolar utama bisa jadi belum mencerminkan potensi pergerakan tajam menjelang rilis data inflasi berikutnya dan rapat The Fed. Membeli volatilitas lewat opsi bisa menjadi peluang dalam beberapa pekan mendatang.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code