This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Emas Melorot Menuju US$4.480 karena Lonjakan Imbal Hasil Surat Utang AS Mengalahkan Kekhawatiran Inflasi Akibat Hormuz

by VT Markets
/
May 20, 2026

Emas (XAU/USD) turun mendekati $4.480 pada perdagangan awal Asia, Rabu, mencapai level terendah sejak 30 Maret. Kekhawatiran inflasi yang belum mereda membuat ekspektasi kenaikan suku bunga dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury) tetap tinggi.

Yield obligasi AS tenor 30 tahun naik hingga tujuh basis poin (1 basis poin = 0,01%) ke 5,20% pada Selasa, level yang terakhir terlihat menjelang krisis keuangan global 2007. Yield tenor 10 tahun naik hingga 10 basis poin ke 4,69%, tertinggi sejak awal 2025, sebelum turun ke sekitar 4,66%.

Yield, Inflasi, dan Tekanan pada Emas

Kekhawatiran soal pembukaan kembali Selat Hormuz terus menambah keresahan inflasi dan memperkuat ekspektasi kebijakan moneter global yang lebih ketat (pengetatan moneter: suku bunga lebih tinggi dan likuiditas lebih ketat). Bloomberg melaporkan Presiden Donald Trump mengancam akan melanjutkan serangan ke Iran dalam beberapa hari ke depan untuk mendorong kesepakatan mengakhiri perang, setelah sebelumnya mengatakan serangan AS sempat dibatalkan.

Bank sentral adalah pemegang emas terbesar dan menambah 1.136 ton senilai sekitar $70 miliar pada 2022, menurut World Gold Council. Harga emas sering bergerak berlawanan dengan Dolar AS dan US Treasury; emas juga bisa naik saat ketegangan geopolitik meningkat atau turun saat biaya pinjaman naik.

Tekanan turun emas di dekat $4.480 dipicu lonjakan yield US Treasury. Dengan yield 10 tahun menyentuh level tertinggi sejak awal 2025, biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan bunga seperti emas (non-yielding: tidak ada kupon/imbal hasil) meningkat. Ini terjadi saat laporan CPI AS terbaru untuk April 2026 (CPI: indeks harga konsumen, ukuran inflasi) menunjukkan inflasi masih tinggi di 4,9%, sehingga pelaku pasar menghadapi tarik-menarik antara inflasi tinggi dan suku bunga yang berpotensi terus naik.

Dengan momentum tersebut, posisi bearish jangka pendek (bearish: bertaruh harga turun) terlihat menarik karena suku bunga menjadi faktor utama. Alat CME FedWatch kini menunjukkan peluang 85% untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan Juni 2026, yang berpotensi menahan kenaikan emas. Salah satu cara memanfaatkan tren ini adalah membeli opsi put (opsi put: hak untuk menjual pada harga tertentu) dengan jatuh tempo beberapa minggu ke depan untuk menargetkan area support utama (support: level harga yang sering menahan penurunan).

Risiko Geopolitik dan Strategi Volatilitas

Namun, situasi di Selat Hormuz menambah ketidakpastian dan meningkatkan risiko bagi posisi bearish. Premi asuransi pengiriman untuk wilayah tersebut dilaporkan melonjak lebih dari 30% dalam sepekan terakhir, menandakan pasar mengantisipasi risiko gangguan pasokan dan inflasi lanjutan. Peningkatan ketegangan geopolitik ini membuat strategi yang diuntungkan dari volatilitas (volatilitas: besar-kecilnya fluktuasi harga), seperti long straddle (membeli opsi call dan put sekaligus pada strike dan jatuh tempo yang sama untuk mencari untung dari pergerakan besar ke salah satu arah), menjadi alternatif menarik dalam beberapa pekan ke depan.

Melihat lebih jauh, emas pada fase kenaikan suku bunga agresif 2022–2023 sempat turun lalu memantul kuat sebagai pelindung nilai terhadap inflasi yang bertahan (hedge: aset pelindung nilai saat inflasi/risiko naik). Bank sentral masih menjadi pembeli besar; data terbaru menunjukkan negara berkembang menambah 60 ton cadangan pada kuartal I 2026 (kuartal: periode tiga bulan). Karena itu, menjual put spread (strategi opsi: menjual put dan membeli put lain untuk membatasi risiko) atau membeli opsi call berjangka lebih panjang (opsi call: hak untuk membeli pada harga tertentu) dapat menjadi langkah yang lebih hati-hati untuk mengantisipasi pembalikan arah ketika yield mulai stabil.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code