This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Sterling Perpanjang Penguatan saat Starmer Hadapi Tekanan yang Kian Meningkat dan Pasar Menimbang Prospek BoE

by VT Markets
/
May 19, 2026

Sterling melanjutkan penguatan pada Senin seiring tekanan terhadap Perdana Menteri Keir Starmer meningkat setelah hasil pemilu lokal Partai Buruh. Andy Burnham, yang dipandang sebagai penantang, mengatakan ia tidak akan mengubah aturan fiskal Menteri Keuangan Rachel Reeves jika menjadi PM.

GBP/USD diperdagangkan di 1,3414 setelah sempat menguji level terendah beberapa pekan di 1,3302. Gilt Inggris (obligasi pemerintah Inggris) naik setelah komentar yang dikaitkan dengan tim Burnham, di tengah ekspektasi keterlibatan negara yang lebih besar dan belanja yang lebih tinggi.

Reaksi Pasar Dan Harga Minyak

Saham AS bergerak beragam, sementara Dolar AS memangkas pelemahan setelah seorang pejabat senior AS membantah laporan tentang pelonggaran sementara (waiver, yaitu pengecualian aturan) atas ekspor minyak Iran. WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) naik 3,21% dan kembali di atas $100,00 per barel.

Donald Trump mengatakan di Truth Social ia akan menahan diri untuk tidak menyerang Iran pada Selasa agar pembicaraan dapat dilanjutkan. Pasar uang (money market, pasar instrumen jangka pendek seperti deposito dan surat utang jangka pendek) memperhitungkan setidaknya dua kenaikan suku bunga Bank of England tahun ini, menurut data Price Terminal.

Pengambil kebijakan BoE (Bank of England/bank sentral Inggris) Megan Greene mengatakan bank sentral tidak boleh menganggap guncangan inflasi terkait Iran akan bersifat sementara. Agenda terdekat mencakup risalah rapat The Fed (Federal Reserve/bank sentral AS), pidato-pidato pejabat, serta pelantikan (swearing-in) Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed pada Jumat, ditambah data ketenagakerjaan Inggris dan pidato BoE.

Pada grafik harian, GBP/USD berada di 1,3434 dekat SMA (Simple Moving Average/rata-rata bergerak sederhana) 50, 100, dan 200 hari di sekitar 1,3430, dengan resistensi (batas atas yang sering menahan kenaikan) di dekat 1,3608. RSI (14) (Relative Strength Index/indikator momentum) sekitar 46.

Strategi Ke Depan

Kami mengingat ketidakpastian politik yang menekan Inggris tahun lalu, dengan tekanan meningkat pada PM Starmer saat itu. Upaya Andy Burnham untuk meyakinkan pasar hanya memberi dukungan sementara bagi pound di sekitar level 1,34. Sejak peristiwa tersebut pada 2025, prospek ekonomi yang lebih sulit mendorong pasangan GBP/USD turun tajam, kini diperdagangkan dekat 1,27.

Sentimen hawkish (cenderung mendukung kebijakan suku bunga lebih tinggi untuk menahan inflasi) dari BoE pada 2025 memang memicu serangkaian kenaikan suku bunga, membawa Bank Rate (suku bunga acuan BoE) ke 5,25%. Namun, dengan inflasi Inggris kini 2,3%, jauh di bawah inflasi AS 3,4%, pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga BoE lebih cepat daripada The Fed. Perbedaan arah kebijakan (policy divergence) ini menjadi faktor utama yang menekan nilai pound terhadap dolar.

Ketegangan geopolitik yang mendorong minyak di atas $100 per barel tahun lalu juga mereda untuk sementara. Harga minyak WTI turun ke kisaran yang lebih stabil di sekitar $79 per barel, mengurangi sebagian tekanan inflasi yang sebelumnya dikhawatirkan pembuat kebijakan seperti Megan Greene. Ini membuat fokus pasar kembali ke selisih suku bunga bank sentral (interest rate differentials, perbedaan tingkat suku bunga antarnegara yang memengaruhi arus modal dan nilai tukar).

Dengan konteks ini, trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures) dapat mempertimbangkan posisi untuk potensi pelemahan GBP dalam beberapa pekan ke depan. Jika BoE diperkirakan lebih dovish (cenderung mendukung suku bunga lebih rendah untuk mendorong ekonomi), membeli opsi put pada GBP/USD (opsi jual, memberikan hak menjual pada harga tertentu) dapat menjadi cara berisiko terbatas (defined-risk, kerugian maksimal biasanya sebatas premi opsi) untuk memanfaatkan potensi penurunan, terutama saat volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang tercermin dalam harga opsi) masih di bawah puncak saat gejolak politik tahun lalu. Data ketenagakerjaan Inggris akan krusial, karena tanda pelemahan pasar tenaga kerja dapat mempercepat ekspektasi pemangkasan suku bunga BoE.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code