This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Rupee Melemah Seiring Kenaikan Harga Minyak dan Prospek The Fed Mengangkat Dolar, dengan Puncak 96,33 Membatasi USD/INR

by VT Markets
/
May 18, 2026

Rupee India melanjutkan pelemahannya terhadap dolar AS, dengan USD/INR menyentuh rekor tertinggi baru di 96,33. Minyak WTI naik sekitar 1,66% ke dekat US$102,60, yang bisa menekan mata uang di negara pengimpor minyak (karena biaya impor dan kebutuhan dolar meningkat).

Ketegangan terkait pembicaraan AS–Iran turut mendorong kenaikan harga minyak. Donald Trump memperingatkan Iran lewat Truth Social, sementara negosiasi disebut macet, dan New York Times melaporkan AS dan Israel mungkin menyiapkan serangan terkoordinasi paling cepat pekan depan.

Kebijakan Arus Dana dan Risiko Global

Investor institusi asing (Foreign Institutional Investors/FII, yaitu investor besar dari luar negeri seperti manajer aset dan dana pensiun) mencatat pembelian bersih (net buy: nilai beli lebih besar dari jual) di saham India untuk hari kedua berturut-turut pada Jumat. FII membukukan pembelian bersih Rp1.329,17 crore pada Jumat setelah Rp187,46 crore pada Kamis, setelah tujuh sesi jual bersih dengan rata-rata Rp4.144,01 crore. (Catatan: “crore” adalah satuan di India; 1 crore = 10 juta.)

Pasar menunggu risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC, komite bank sentral AS/Federal Reserve yang menetapkan suku bunga) yang dijadwalkan Rabu. CME FedWatch (alat berbasis harga kontrak berjangka untuk memperkirakan peluang arah suku bunga The Fed) menempatkan peluang setidaknya satu kali kenaikan suku bunga AS tahun ini di 53,7%, setelah sebelumnya pasar memprediksi dua kali pemangkasan.

Inflasi IHK AS (CPI headline: inflasi utama yang mencakup semua komponen, termasuk pangan dan energi) naik ke 3,8% secara tahunan (year-on-year/yoy: dibanding bulan yang sama tahun lalu) pada April dari 3,3% pada Maret. USD/INR berada di atas EMA 20 hari (Exponential Moving Average: rata-rata bergerak yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru) di 94,93, dengan RSI (Relative Strength Index: indikator momentum; mendekati 70 biasanya menandakan pasar mulai “jenuh beli”) di sekitar 69; support (area harga yang sering menahan penurunan) berada di 96,00 dan 94,93, sementara 97,00 menjadi level kenaikan berikutnya.

Latar Belakang Minyak dan Makro

Penurunan tajam harga minyak memberi sedikit ruang napas dibanding krisis tahun lalu ketika WTI diperdagangkan di atas US$102 per barel. Saat ini, WTI berada di sekitar US$79 per barel, yang menurunkan tagihan impor dan mengurangi tekanan pada rupee. Namun, setiap eskalasi geopolitik baru, seperti ketegangan AS–Iran pada 2025, bisa dengan cepat mendorong harga minyak naik lagi.

Perubahan besar juga terjadi pada ekspektasi kebijakan moneter AS sejak tahun lalu ketika pasar bersiap menghadapi kenaikan suku bunga The Fed. Inflasi AS kemudian turun dari 3,8% pada April 2025 menjadi 3,4% pada rilis terbaru, sehingga fokus pasar bergeser ke potensi pemangkasan suku bunga akhir tahun ini. Perubahan arah ini dapat membatasi penguatan dolar secara luas dalam jangka menengah.

Meski ada faktor positif tersebut, FII tetap mencatat penjualan bersih bulan ini, menarik lebih dari Rp23.000 crore dari saham India sepanjang Mei 2026. Ini mencerminkan sikap hati-hati dan tetap membebani rupee. Di sisi lain, cadangan devisa RBI (Reserve Bank of India, bank sentral India) berada di level kuat US$641 miliar, memberi ruang besar untuk intervensi (aksi bank sentral membeli/menjual valuta asing untuk menstabilkan kurs) agar pergerakan tidak liar menuju puncak lama.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code