This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Rabobank Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Memperketat Pasokan Minyak saat Pelaku Pasar Menimbang Serangan AS Baru ke Iran

by VT Markets
/
May 18, 2026

Rabobank melaporkan Selat Hormuz masih secara efektif tertutup pada hari ke-79, sementara stok minyak mentah global dan stok produk olahan (seperti bensin dan solar) terus turun cepat. Catatan tersebut menyebut banyak proyeksi masih mengasumsikan ada penyelesaian dalam waktu dekat di Iran dan Selat Hormuz dibuka penuh lagi untuk pelayaran.

Pasar fokus pada apakah serangan AS ke Iran akan dimulai lagi. Laporan itu menyebut pengeboman ulang bisa mendorong harga minyak fisik (harga pengiriman nyata, bukan kontrak berjangka) naik tajam dan membuat spread (selisih harga antar kontrak/periode) melebar, sementara harga saham bisa turun.

Realitas Pasar Selat Hormuz

Laporan itu juga menyebut rantai pasok fisik di Asia makin sulit setiap hari untuk mendapatkan barel minyak. Artikel itu menambahkan Scott Bessent mengatakan minyak mentah Iran perlu kembali, karena blokade AS membuat lebih banyak produksi terpaksa berhenti (shut-in: produksi ditutup sementara karena tidak bisa diekspor/diangkut).

Penutupan efektif Selat Hormuz kini menjadi realitas utama pasar yang harus dihadapi. Stok minyak mentah global terkuras pada laju yang mengkhawatirkan, sejalan dengan data terbaru EIA (Energy Information Administration/Administrasi Informasi Energi AS) yang menunjukkan persediaan AS turun lebih dari 60 juta barel sejak Februari. Kondisi pasokan fisik yang ketat ini sebaiknya dianggap sebagai skenario utama untuk strategi perdagangan dalam beberapa pekan ke depan.

Dengan Brent (patokan harga minyak global) diperdagangkan di sekitar US$135, pasar sudah memasukkan premi risiko pasokan (tambahan harga karena risiko gangguan suplai). Terlihat backwardation yang ekstrem, yaitu kontrak bulan terdekat jauh lebih mahal dibanding bulan-bulan berikutnya. Ini menandakan perebutan pasokan untuk kebutuhan segera. Struktur ini berarti eskalasi lebih lanjut, seperti dimulainya lagi serangan AS ke Iran, bisa memicu lonjakan besar.

Posisi Menghadapi Eskalasi Lanjutan

Kami menilai posisi beli (long) pada opsi call bulan terdekat atau call spread (strategi opsi: membeli call dan menjual call lain pada harga kesepakatan/strike berbeda untuk membatasi biaya) masih menjadi cara yang masuk akal untuk menangkap potensi lonjakan harga. Indeks Volatilitas Minyak Mentah CBOE (OVX: ukuran perkiraan naik-turunnya harga minyak dari harga opsi) bertahan di atas 60, yang berarti premi opsi mahal namun mencerminkan ketidakpastian besar. Volatilitas tinggi ini adalah biaya untuk mengambil posisi pada skenario yang dipicu konflik.

Penting dicatat, banyak bank sentral masih memproyeksikan ada penyelesaian dan pembukaan kembali selat dalam kuartal berikutnya. Ini menciptakan jarak besar antara asumsi kebijakan resmi dan kenyataan pasar fisik yang dihadapi pelaku pasar setiap hari. Kami melihat ini sebagai titik lemah, yang menunjukkan proyeksi ekonomi resmi bisa terlalu optimistis dalam menahan inflasi.

Situasi ini mengingatkan pada guncangan pasokan sebelumnya, namun durasinya kini lebih mengkhawatirkan dibanding 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina. Saat penutupan ini mulai pada 2025, sedikit yang memperkirakan akan berlangsung selama ini, tetapi blokade langsung atas jalur sempit penting (chokepoint: titik lintasan sempit yang krusial bagi perdagangan) terus menekan rantai pasok Asia. Pelaku pasar sebaiknya bersiap pada skenario harga melampaui puncak sebelumnya jika solusi diplomatik tidak segera tercapai.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code