This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

AUD/JPY Uji Support Segitiga di 113,00 saat Perbedaan Kebijakan RBA-BOJ Meningkatkan Risiko Breakout

by VT Markets
/
May 18, 2026

AUD/JPY turun untuk hari ketiga dan diperdagangkan di sekitar 113,20 pada sesi Asia hari Senin. Harga sedang menguji garis tren bawah dari *ascending triangle* (pola segitiga naik) di dekat 113,00. Jika tembus dan bertahan di bawah level itu, hal tersebut mengindikasikan pola gagal dan membuka peluang penurunan.

Pasangan ini masih berada di atas EMA 50 hari (rata-rata bergerak eksponensial 50 hari, indikator tren yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru), sehingga bias jangka pendek masih agak positif. Pergerakan harga sedang berkonsolidasi (bergerak dalam rentang sempit) antara resistensi di EMA 9 hari dan penopang dari EMA yang lebih panjang, sementara RSI 14 hari berada di dekat 50 (indikator momentum; sekitar 50 berarti pasar ragu-ragu, tidak jelas arah).

Jika harga memantul, pergerakan bisa mengarah ke EMA 9 hari di 113,72. Jika menembus level tersebut, pasar berpotensi menguji kembali rekor tertinggi sepanjang masa di 114,74, dengan puncak segitiga di dekat 115,00.

Jika segitiga pecah ke bawah, level berikutnya adalah EMA 50 hari di 112,44. Pelemahan lanjutan dapat mengarahkan perhatian ke level terendah tiga bulan di 108,79, yang tercetak pada 31 Maret.

Analisis teknikal ini dibuat dengan bantuan alat AI.

Kami melihat AUD/JPY berada di titik krusial, menguji area penopang dari pola segitiga naik jangka panjang di sekitar 113,00. RSI yang netral menunjukkan pasar masih bimbang, sehingga arah berikutnya menunggu pemicu yang lebih tegas. Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi pelaku pasar opsi (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu) di kedua arah.

Bagi yang memperkirakan penurunan, faktor fundamental mendukung. Data terbaru menunjukkan penjualan ritel Australia April stagnan, dan harga bijih besi melemah ke US$115 per ton, sehingga menekan dolar Australia. Penurunan yang bertahan di bawah garis tren 113,00 bisa menjadi pemicu untuk membeli *put option* (opsi jual, diuntungkan saat harga turun), dengan target awal EMA 50 hari di sekitar 112,44.

Sebaliknya, jika area penopang bertahan, pemantulan cukup mungkin terjadi. Reserve Bank of Australia mempertahankan sikap *hawkish* (cenderung ketat, lebih fokus menahan inflasi sehingga suku bunga tinggi) dibanding bank sentral lain, dengan menahan suku bunga acuan di 4,85% pada pertemuan awal Mei. Pantulan dari area ini dapat mendorong pembelian *call option* (opsi beli, diuntungkan saat harga naik), dengan penembusan di atas EMA 9 hari 113,72 sebagai sinyal potensi uji ulang resistensi 115,00.

Gambaran lebih besar adalah perbedaan arah kebijakan antara Australia dan Jepang. Bank of Japan memberi sinyal peluang kenaikan suku bunga lagi pada Juni setelah inflasi inti Tokyo pekan lalu tetap tinggi di 2,9% (inflasi inti biasanya tidak memasukkan komponen yang bergejolak, seperti makanan dan energi). Intervensi besar bank sentral yang terjadi pada akhir 2024 dan awal 2025 tetap menjadi risiko jika yen melemah terlalu cepat.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code