This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

Perak turun mendekati US$74 di tengah sikap hawkish The Fed dan geopolitik, lalu stabil saat spekulasi pemangkasan suku bunga menguat

by VT Markets
/
May 18, 2026

Perak (XAG/USD) turun untuk hari ketiga dan diperdagangkan di sekitar US$74,20 pada sesi Asia, Senin, setelah sebelumnya mendekati US$75,00. Harga melemah karena guncangan energi di Timur Tengah mendorong inflasi lebih tinggi dan menaikkan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi (suku bunga acuan bank sentral, yaitu biaya pinjaman utama di ekonomi).

Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) menjadi lebih “hawkish” terhadap inflasi, artinya lebih condong menaikkan atau mempertahankan suku bunga tinggi untuk menahan kenaikan harga. Pejabat The Fed menilai pertumbuhan harga perlu tetap dikendalikan. Alat CME FedWatch (indikator berbasis harga kontrak berjangka yang memperkirakan peluang perubahan suku bunga The Fed) menunjukkan peluang kenaikan suku bunga pada Desember sebesar 48%, naik dari 14% sepekan sebelumnya.

Perak juga tertekan oleh penguatan Dolar AS, terkait “risk aversion” (sikap pasar menghindari aset berisiko dan memilih aset yang dianggap aman) saat konflik geopolitik memanas. AS dan Iran masih jauh dari kesepakatan untuk mengakhiri perang selama beberapa pekan dan membuka kembali Selat Hormuz.

Dengan Selat itu pada praktiknya tertutup, harga minyak terus naik, menambah biaya bagi negara pengimpor energi. Ketegangan meningkat setelah Donald Trump memperingatkan Iran soal konsekuensi baru, dan Xi Jinping menyebut Taiwan bisa memicu bentrokan langsung antara AS dan China.

UBS menurunkan proyeksi permintaan investasi perak dari di atas 400 juta ons menjadi 300 juta ons, dengan alasan permintaan industri melemah serta pasokan dari tambang meningkat. UBS juga memangkas pandangan defisit perak global (selisih ketika permintaan lebih besar daripada pasokan) menjadi 60–70 juta ons, dari sebelumnya 300 juta ons.

Melihat ke akhir 2025, perak sempat turun mendekati US$74 ketika pasar bersiap menghadapi The Fed yang lebih hawkish. Kombinasi guncangan energi di Timur Tengah dan naiknya ketegangan geopolitik mendorong peluang kenaikan suku bunga Desember 2025 mendekati 50%. Ini menjadi hambatan besar bagi perak sebagai aset “non-yielding” (aset yang tidak memberi bunga atau kupon, seperti obligasi).

Situasi kemudian berubah. The Fed memang menaikkan suku bunga terakhir pada Desember, tetapi setelah itu menahan suku bunga sepanjang 2026. Data Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI, ukuran utama inflasi dari perubahan harga barang dan jasa) AS April 2026 menunjukkan inflasi melambat ke 3,1%, sehingga sentimen pasar bergeser. Kini CME FedWatch menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga pada kuartal IV meningkat, berbalik arah dari pandangan tahun lalu.

Perubahan ekspektasi suku bunga ini menekan Dolar AS, yang turun dari level tinggi akhir 2025. Indeks Dolar AS (U.S. Dollar Index/DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) yang sempat memuncak di atas 106 pada November lalu, kini bergerak dekat 103,50. Dolar yang lebih lemah biasanya mendukung aset berdenominasi dolar seperti perak.

Proyeksi UBS yang pesimistis tahun lalu—yang menyoroti melemahnya permintaan industri—kini menghadapi kondisi yang lebih kompleks. Meski permintaan dari elektronik konsumen masih lemah, permintaan perak global untuk fotovoltaik (PV, teknologi panel surya yang mengubah cahaya menjadi listrik) diperkirakan melampaui 250 juta ons pada 2026, menurut laporan industri terbaru. Permintaan kuat dari sektor surya ini membuat pasar fisik (pasar transaksi barang nyata, bukan kontrak derivatif) lebih ketat dari perkiraan banyak pihak.

Guncangan energi akibat penutupan Selat Hormuz juga mereda, sehingga salah satu pendorong utama inflasi pada 2025 berkurang. Walau ketegangan AS–China terkait Taiwan tetap menjadi risiko, ancaman langsung lonjakan harga karena gangguan pasokan besar tampak menurun. Ini membuat pasar lebih fokus pada faktor fundamental dan kebijakan bank sentral.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code