This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

USD/JPY Mendekati 159 karena Sikap The Fed yang Hawkish, Gangguan di Selat Hormuz, dan Tekanan pada BoJ Membebani Yen

by VT Markets
/
May 18, 2026

USD/JPY naik untuk hari keenam berturut-turut, diperdagangkan di dekat 158,90 pada sesi Asia Senin. Dolar AS menguat setelah Federal Reserve (Fed/bank sentral AS) bergerak ke arah kebijakan yang lebih ketat terhadap inflasi (kenaikan harga).

Pejabat Fed mengatakan penurunan inflasi tetap menjadi tujuan utama dan kenaikan suku bunga lanjutan dapat diperlukan jika tekanan harga berlanjut. Pasar menaikkan *implied chance* (peluang tersirat yang dihitung dari harga instrumen pasar) untuk kenaikan suku bunga pada Desember menjadi hampir 48%, dari 14% sepekan sebelumnya, berdasarkan alat CME FedWatch (indikator berbasis data kontrak berjangka yang memantau ekspektasi suku bunga).

Dolar juga didukung permintaan aset aman (*safe-haven*, yaitu instrumen yang biasanya dicari saat risiko global naik) seiring konflik geopolitik berlanjut. AS dan Iran masih jauh dari kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran selama beberapa pekan dan membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar membuat kemajuan atau menghadapi konsekuensi baru. Dengan selat tersebut praktis tertutup, harga minyak terus naik, menambah biaya bagi negara pengimpor energi.

Ketegangan juga meningkat setelah pemimpin China Xi Jinping memperingatkan bahwa Taiwan bisa memicu bentrokan langsung antara AS dan China. Jepang menghadapi tekanan tambahan karena inflasi produsen yang lebih kuat (kenaikan harga di tingkat pabrik) mendorong ekspektasi Bank of Japan (BoJ/bank sentral Jepang) akan menyesuaikan suku bunga rendahnya.

Anggota dewan BoJ Kazuyuki Masu mengatakan suku bunga kebijakan perlu dinaikkan secepat mungkin karena risiko inflasi yang berlanjut. ING memproyeksikan PDB (Produk Domestik Bruto) Jepang kuartal I sebesar 0,3% *quarter-on-quarter* (dibanding kuartal sebelumnya) dan memperkirakan inflasi April 1,8% *year-on-year* (dibanding periode yang sama tahun lalu), dengan subsidi membatasi kenaikan harga yang lebih luas.

Kesenjangan kebijakan yang melebar antara Fed yang lebih ketat (*hawkish*, cenderung menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi) dan BoJ yang tertekan mengindikasikan penguatan dolar terhadap yen akan berlanjut. Kami menilai USD/JPY, yang kini dekat 158,90, berpeluang menguji level psikologis 160,00 dalam waktu dekat. Tren ini diperkuat ketegangan geopolitik yang meningkatkan daya tarik dolar sebagai aset aman.

Bagi pelaku derivatif (instrumen turunan nilainya mengikuti aset acuan), kondisi ini membuat posisi *long* (posisi beli) opsi *call* USD/JPY menarik dalam beberapa pekan ke depan. Opsi *call* adalah hak untuk membeli pada harga tertentu; strategi ini memungkinkan ikut menikmati potensi kenaikan, dengan kerugian dibatasi pada premi (biaya) yang dibayar. Dengan Cboe Volatility Index (VIX/indeks volatilitas pasar saham AS yang sering disebut “indeks ketakutan”) masih tinggi di sekitar 22, ketidakpastian besar, sehingga posisi dengan risiko terukur lebih bijak untuk mengeksekusi pandangan arah ini.

Penutupan Selat Hormuz yang berkepanjangan menjadi faktor penting, karena langsung membebani ekonomi Jepang yang bergantung pada impor energi. Dengan harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) menembus US$85 per barel, tren ini akan mendorong inflasi impor di Jepang dan menekan neraca perdagangannya. Kelemahan fundamental ini membuat posisi jual yen terlihat menarik.

Namun, pelaku pasar perlu waspada terhadap intervensi nilai tukar oleh otoritas Jepang saat pasangan ini mendekati level 160,00. Pada 2024, Tokyo sempat masuk pasar secara agresif untuk menahan pelemahan yen ketika menembus ambang tersebut. Pelaku pasar dapat mempertimbangkan memasang *take-profit* (target ambil untung) atau memakai *trailing stop* (batas rugi yang bergerak mengikuti arah keuntungan) untuk melindungi hasil bila terjadi pembalikan mendadak.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code