This website is for a different region.

The content here might not be relevant fo you.
Would you like to visit the North America website?

PBOC Tetapkan Kurs Tengah Yuan Lebih Lemah, Lebarkan Kesenjangan dengan Perkiraan Saat Trader Bersiap untuk Depresiasi

by VT Markets
/
May 15, 2026

Pada Jumat, People’s Bank of China (PBOC) menetapkan kurs tengah USD/CNY untuk sesi perdagangan berikutnya di 6,8415.

Ini dibandingkan dengan penetapan (fixing) hari sebelumnya di 6,8401 dan perkiraan Reuters di 6,7976.

Kami melihat sinyal serupa tahun lalu ketika PBOC menetapkan kisaran pergerakan (trading band) yuan jauh lebih lemah dari perkiraan pasar. Langkah tersebut pada pertengahan 2025 mengejutkan banyak pihak dan menunjukkan bank sentral dapat mengarahkan nilai tukar di luar perkiraan harian. Riwayat ini berarti selisih besar dari perkiraan bisa dibaca sebagai sinyal kebijakan.

Melihat situasi hari ini, 15 Mei 2026, kondisi ekonomi menuntut kewaspadaan. Data terbaru menunjukkan pertumbuhan ekspor China melambat ke 1,5% pada April, di bawah perkiraan, sementara Caixin Manufacturing PMI (indeks manajer pembelian sektor manufaktur; angka di atas 50 berarti aktivitas masih bertumbuh) turun ke 50,9, menandakan ekspansi melemah. Ditambah dolar AS yang menguat setelah The Fed bersikap lebih ketat (hawkish; cenderung menaikkan suku bunga/menahan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi), tekanan menuju yuan yang lebih lemah meningkat.

Bagi pelaku derivatif (instrumen turunan; kontrak yang nilainya mengikuti aset acuan seperti kurs), ini mengarah pada strategi untuk mengantisipasi pelemahan yuan dalam beberapa pekan ke depan. Strategi sederhana adalah membeli opsi beli (call option; hak membeli pada harga tertentu) dolar AS terhadap yuan offshore (USD/CNH; yuan yang diperdagangkan di luar Tiongkok daratan), yang untung jika yuan melemah melewati level tertentu. Dalam kondisi ini, memilih opsi dengan jatuh tempo satu hingga dua bulan dinilai tepat untuk menangkap potensi pergerakan karena kebijakan.

Selisih antara panduan resmi dan ekspektasi pasar juga meningkatkan volatilitas (tingkat naik-turun harga). Volatilitas tersirat (implied volatility; perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) untuk opsi USD/CNH sudah naik dari sekitar 3,8% menjadi 4,6% dalam sebulan terakhir. Pelaku yang memperkirakan pergerakan tajam tetapi belum yakin arahnya dapat mempertimbangkan membeli volatilitas melalui strategi seperti straddle (membeli opsi call dan opsi put sekaligus pada harga strike yang sama; untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah).

Potensi pelemahan yuan juga berdampak lebih luas, terutama pada komoditas. Yuan yang melemah membuat impor berdenominasi dolar seperti bijih besi dan tembaga menjadi lebih mahal bagi pembeli China, sehingga bisa menekan permintaan. Pelaku derivatif dapat mempertimbangkan opsi jual (put option; hak menjual pada harga tertentu) sebagai pelindung pada aset terkait komoditas atau saham perusahaan tambang.

see more

Back To Top
server

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

Segera berbual dengan pasukan kami

Chat Langsung

Mulakan perbualan secara langsung melalui...

  • Telegram
    hold Ditangguh
  • Akan datang...

Hai 👋

Bagaimana saya boleh membantu?

telegram

Imbas kod QR dengan telefon pintar anda untuk mula berbual dengan kami, atau klik di sini.

Tidak ada aplikasi Telegram atau versi Desktop terpasang? Gunakan Web Telegram sebaliknya.

QR code